Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto. (Abizar)
Ciomas, BogorUpdate.com – Tragedi menimpa acara peringatan Maulid Nabi yang digelar sebuah majelis taklim di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (7/9/25) pagi. Sebuah bangunan yang digunakan untuk kegiatan tersebut rubuh saat acara tengah berlangsung, menyebabkan ratusan jamaah panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Dalam peristiwa ini tercatat lebih dari 85 orang menjadi korban. Tiga di antaranya meninggal dunia dan telah dimakamkan, sementara satu korban lain dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di RS UMI. Puluhan korban lainnya masih mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Kota Bogor, RSUD Ciawi, RS Medika, serta beberapa klinik terdekat.
Saat kejadian, diperkirakan ada sekitar 250-300 jamaah yang hadir, dengan 150 orang berada di dalam bangunan. Banyak di antaranya adalah ibu-ibu, anak-anak, lansia, hingga ibu hamil.
“Setelah kejadian, seluruh pihak bergerak cepat. Fokus utama adalah evakuasi dan penanganan korban. Kami dari Polres Bogor menurunkan 70 personel, baik untuk evakuasi maupun mendirikan posko kesehatan di lokasi,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Wikha ardilestanto.
Selain itu, tim trauma healing dari Polwan juga diterjunkan untuk memberikan pendampingan psikologis bagi warga terdampak.
Forkopimda Kabupaten Bogor yang terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, Dandim, dan Ketua DPRD turut hadir ke lokasi kejadian maupun rumah duka. Pemerintah daerah juga melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit tempat korban dirawat.
“Hari ini fokus kami adalah pengamanan TKP, evakuasi, dan penanganan korban. Pendalaman penyebab runtuhnya bangunan akan dilakukan lebih lanjut,” tambah Wikha.
Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar. Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan belasungkawa dan memastikan seluruh korban mendapat penanganan terbaik. (Abizar)
