Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Kemarau Mulai Terasa, TMA Bendung Katulampa Capai 0 Sentimeter, Debit Sungai Ciliwung Surut

×

Kemarau Mulai Terasa, TMA Bendung Katulampa Capai 0 Sentimeter, Debit Sungai Ciliwung Surut

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Memasuki musim kemarau, debit air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, mengalami penurunan signifikan. Tinggi Muka Air (TMA) di bendung yang berlokasi di Jalan Pemuda 2 No. 32, Sindangrasa, RT 04/RW 19, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, tercatat mencapai 0 sentimeter pada Kamis (16/7/2026) sore.

Kondisi tersebut menunjukkan aliran Sungai Ciliwung berada dalam status normal sehingga belum berpotensi menimbulkan banjir kiriman ke wilayah hilir, seperti Kota Depok dan DKI Jakarta.

Petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, membenarkan bahwa tinggi muka air di Bendung Katulampa telah turun hingga mencapai 0 sentimeter. Informasi tersebut disampaikan kepada Bogorupdate melalui aplikasi WhatsApp.

“TMA Bendung Katulampa 0 sentimeter, mulai surut,” ujar Muhamad Alwan, Kamis (16/7/2026).

Data tersebut juga sejalan dengan hasil pemantauan sistem milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta yang mencatat tinggi muka air Bendung Katulampa berada di angka 0 sentimeter pada Kamis sore.

Menurunnya debit Sungai Ciliwung dipengaruhi oleh berkurangnya curah hujan di kawasan hulu, khususnya wilayah Puncak, Kabupaten Bogor. Memasuki musim kemarau, pasokan air dari daerah hulu terus berkurang sehingga menyebabkan tinggi muka air di Bendung Katulampa mengalami penyusutan.

Dengan kondisi tersebut, status Bendung Katulampa berada pada level normal dan belum memerlukan peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat di wilayah hilir. Aliran Sungai Ciliwung juga masih berada dalam kategori aman dan belum menunjukkan adanya peningkatan debit yang mengarah pada status siaga banjir.

Meski demikian, petugas Bendung Katulampa tetap melakukan pemantauan tinggi muka air selama 24 jam. Pengawasan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat terjadi di kawasan hulu Sungai Ciliwung.

Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Puncak dan Bogor berpotensi meningkatkan debit Sungai Ciliwung dalam waktu relatif singkat. Apabila terjadi kenaikan tinggi muka air, informasi akan segera diteruskan kepada pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait sebagai bagian dari sistem peringatan dini banjir.

Bendung Katulampa merupakan salah satu pos pantau utama Sungai Ciliwung yang memiliki peran strategis sebagai sistem peringatan dini banjir bagi wilayah hilir. Data tinggi muka air dari bendung ini menjadi acuan bagi pemerintah dan instansi terkait dalam mengambil langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan debit air akibat hujan di kawasan hulu.

Masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan tinggi muka air dan kondisi cuaca.

Meski saat ini debit Sungai Ciliwung berada pada kondisi normal dengan TMA 0 sentimeter, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *