Cibinong, BogorUpdate.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menanggapi dampak penutupan sementara aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, kebijakan yang ditempuh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, merupakan langkah cepat dan tepat untuk menjaga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Sastra Winara menegaskan bahwa DPRD siap mengawal proses penanganan dampak sosial, termasuk memastikan para pekerja tambang yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami di DPRD Kabupaten Bogor mendukung penuh langkah Bupati dalam mengoordinasikan penanganan dampak penutupan tambang. Bantuan bagi pekerja terdampak harus dipastikan tersalurkan dengan baik, dan DPRD akan mengawal proses itu,” ujarnyaad, pada Senin (03/11/2025).
Sastra mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan bantuan sebesar Rp3 juta per bulan bagi pekerja tambang terdampak selama tiga bulan—November, Desember, dan Januari. Ia juga mengapresiasi penjelasan Bupati terkait teknis penyaluran, terutama pembayaran bantuan Desember dan Januari yang akan diberikan bersamaan pada Januari 2026.
“Kami memahami dinamika anggaran di pemerintah provinsi. Yang terpenting, hak pekerja tetap terpenuhi. Sikap Bupati yang menjelaskan secara terbuka ini menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi masyarakat,” tegas Sastra.
Terkait rencana pembangunan jalan khusus angkutan tambang yang masuk dalam rancangan APBD 2026, Ketua DPRD memastikan bahwa DPRD akan mendukung selama pembangunan tersebut sesuai hasil kajian dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dalam rancangan APBD 2026, Pemkab Bogor menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembebasan lahan jalan tambang sepanjang 12 kilometer, yang saat ini masih dalam proses kajian konsultan yang ditunjuk Pemprov Jawa Barat.
“DPRD akan mendukung pembebasan lahan selama hasil kajian menyatakan jalan tambang diperlukan. Namun, jika tambang ditutup permanen, tentu anggaran tidak akan diteruskan. Prinsipnya, kami mendukung pembangunan yang efektif dan tepat sasaran,” jelas Sastra.
Sastra Winara juga mendukung ajakan Bupati Bogor agar pembangunan jalan tambang melibatkan kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat, Pemerintah Pusat, dan pihak swasta.
“Bogor tidak bisa dibangun sendirian. Kerja sama pemerintah dan dunia usaha harus diperkuat, terutama untuk proyek strategis seperti jalan tambang. DPRD siap mendorong kolaborasi itu,” tambahnya.
Dengan dukungan legislatif dan eksekutif, penanganan dampak penutupan tambang serta rencana pembangunan jalan khusus tambang diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
