Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Ketua GMCB Kritisi Soal Cina Town Kawasan Suryakencana

×

Ketua GMCB Kritisi Soal Cina Town Kawasan Suryakencana

Sebarkan artikel ini

Irianto, ketua GMCB

 

BogorUpdate.com – Nilai history atau sejarah tidak bisa diputar balik hanya karena ingin meraup PAD sektor usaha dan jasa berjuluk Investasi atau penanaman modal asing di Kota Bogor. Menurut Irianto, ketua Forum GMCB (Gema Media Center Bogor), sejarah itu bernilai dan sangat menentukan masa depan suatu bangsa dan negara. Kalau memutar balikan sejarah itu termasuk penyesatan generasi bangsa.

 

Kawasan Suryakencana Kota Bogor memang merupakan pusat perdagangan sejak zaman kolonial artinya jika dikaitkan pada sebuah pemikiran Cina Town, lalu dimana korelasi kebenarannya?. Kota Bogor dikawasan itu memang identik dengan sentra perdagangan dan pemukiman etnis tapi salah jika dikatakan Cina Town, ini mengiris arti toleransi bagi mereka sendiri yang selama ini hidup rukun dengan kawasan sekitarnya, semisal kawasan Empang, kawasan Pulo Geulis, Kawasan Sukasari.

 

” Jangan menjual icon dan Brand dengan alasan menarik investasi dan kucuran dana APBN dan APBD dikawasan itu dengan istilah Cina Town, tapi Bogor telah disatukan sejak dulu dengan ikatan batin satu dalam kebhinekaan sejarah yang telah lama diretas para pendahulunya. Bogor Nu Kiwari Hancik Nubihari, Sejak Ayeuna Sampeurun Jaga itu motto sejarah Kota Bogor. Artinya Bogor sekarang adalah Bogor masa lalu,” Kata Irianto, Minggu (9/12/18).

 

” Dan masa sekarang untuk masa depan, saudara Walikota harus runut dan benar jika berkata Bogor, apalagi mau menjual Kota Bogor dengan nama Cina Town pada investor asing. Sadarlah tidak setiap ide itu benar jika referensi sejarah saja saudara jual,atas dasar untung dan keuntungan?. Kami Forum digaris depan dalam hal ini, luruskan sejarah dan jangan menjual serta menganti sejarah dengan Cina Town Suryakencana, kota Bogor tetap Bogor bukan Cina Town” Tambah Irianto tegas. (Agusbagja/Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *