Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Ketua KNPI Cigombong Imbau Warga Tak Mudah Percaya Hoaks, Percayakan Proses Hukum kepada KPK

×

Ketua KNPI Cigombong Imbau Warga Tak Mudah Percaya Hoaks, Percayakan Proses Hukum kepada KPK

Sebarkan artikel ini

Cibinong, BogorUpdate.com – Ketua KNPI Kecamatan Cigombong, Muhammad Akbar Rizal Hendrawan, mengajak masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial terkait proses hukum yang tengah menjadi perhatian publik.

Akbar menilai, perkembangan informasi yang begitu cepat di media sosial perlu disikapi dengan kedewasaan. Masyarakat diminta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan informasi, narasi maupun opini yang beredar di ruang digital.

Menurutnya, proses hukum memiliki mekanisme dan aturan yang harus dihormati. Karena itu, masyarakat sebaiknya memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita percayakan prosesnya kepada penegak hukum. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan dan membuat masyarakat terpecah,” ujar Akbar.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Setiap persoalan yang berkaitan dengan hukum, kata dia, semestinya diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan berdasarkan asumsi maupun opini yang berkembang di media sosial.

“Jangan kita mengadili seseorang hanya karena informasi yang beredar di media sosial. Ada proses yang harus dilalui dan ada aturan yang menjadi dasar dalam menentukan sebuah persoalan hukum,” katanya.

Akbar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Menurutnya, sikap tersebut penting agar masyarakat tidak memberikan vonis atau penilaian sepihak sebelum proses hukum menghasilkan kepastian.

“Prinsip praduga tak bersalah harus tetap kita hormati. Kita boleh mengikuti dan mengawasi perkembangan sebuah persoalan, tetapi jangan sampai ikut menyebarkan tuduhan atau informasi yang belum terbukti,” ujarnya.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Akbar berharap pemuda dapat menjadi bagian dari masyarakat yang mampu menyaring informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya.

“Sebagai anak muda, kita harus menjadi contoh dalam menggunakan media sosial secara bijak. Cek dulu kebenarannya, jangan langsung percaya apalagi ikut menyebarkan informasi yang ternyata hoaks,” tutur Akbar.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, memberikan ruang kepada KPK dan institusi penegak hukum lainnya untuk bekerja bukan berarti masyarakat tidak peduli terhadap persoalan publik.

“Biarkan KPK bekerja sesuai aturan dan kewenangannya. Kita hormati prosesnya dan tunggu hasilnya. Yang terpenting, masyarakat jangan terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *