Bogor RayaHomePolitik

KMPB: Ade Yasin-Nungki “Duet Maut”

Cibinong – Bogor Update

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 akan dimulai dengan pendaftaran pasangan Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) independen dan dari partai politik pada Desember 2017dan awal Januari 2018.

Informasi yang dihimpun Bogorupdate.com, sejumlah nama kandidat Cabup dan Cawabup pun sudah mengerucut. Penetapan pasangan duet pemimpin Kabupaten Bogor yang dinanti masyarakat tinggal menunggu beberapa hari kedepan akan diketahui.

Bahkan, cabup dari jalur parpol, dari sekian banyak yang muncul, hanya tiga nama yang kini menguat, yakni Hj.Ade Yasin (Ketua DPW PPP Jabar), Ade Ruhendi (Ketua DPD Golkar Kab.Bogor) dan Fitri Putra Nugraha yang populer dengan sapaan Nungki (Sekretaris DPD Hanura DPD Jabar). Sedangkan dari jalur independen ada Gunawan Hasan, eks anggota DPRD dan Ade Wardhana yang saat ini menjabat Ketua DPD Perindo Kab.Bogor.

Sementara untuk Cawabup, tujuh nama yang mengerucut, antara lain Nungki, Iwan Setiawan (Ketua DPD Gerindra Kab.Bogor, Adang Suptandar (Sekretaris Daerah Kab.Bogor), Bayu Syahjohan (PDIP), Dace Supriadi (Ketua Umum KWB), Asep Ruhiyat (Sekretaris DLH Kab.Bogor) dan Vicky Rhoma Irama. Dan saat ini, baru Hj.Ade Yasin yang sudah mendapat tiket Pilkada setelah diresmikannya koalisi PPP-PKB baru-baru lalu.

Menyikapi hal tersebut, Keluarga Mahasiswa Peduli Bogor (KMPB) yang mewakili aspirasi kaum muda dan marjinal, menyerukan kepada elite 9 parpol pemilik kursi di DPRD untuk dapat memilih Calon Bupati dan berdasarkan hati nurani, obyektifitas dan kompetensi, bukan politik transaksional. Dengan begitu, Pilkada 2018 akan menghasilkan duet maut yang akan menggebrak dengan kebijakan-kebijakan yang cerdas, inovatif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Kami, mahasiswa yang berdomisili di Bogor, menaruh harapan besar kepada para elit parpol agar tidak melalukan politik transaksional. Pilih Cabup yang kompeten, berkomitmen dan intelektual agar pembangunan menuju Kabupaten Termaju dapat berlanjut dan terwujud. KMPB, tentu sudah melihat ada dua nama yang ideal menjadi duet maut memimpin Kabupaten Bogor,” kata Ketua KMPB Robbi Faisal yang akrab disapa Botol kepada Bogorupdate.com, disalah satu rumah makan di Cibinong, Senin (27/11/17).

Ketika ditanya siapa duet maut yang dimaksud KMPB, Robbi menyebutkan Hj.Ade Yasin dan Nungki sangat cocok dan ideal sebagai Bupati dan Wabup.

“Ade Yasin ialah politikus perempuan yang memiliki rekam jejak yang baik dan bersih, ditambah lagi berpengalaman memimpin organisasi sosial kemasyarakatan dan politik sekaligus sudah memahami urusan pemerintahan dengan pengalaman dua periode menjadi anggota DPRD,” ungkapnya.

Lanjut Botol menjelaskan, bahwa pandangan KMPB tentang sosok Nungki. Menurutnya, Nungki politikus muda yang punya pengalaman panjang di dunia politik. Putra alm.Agus Utara Effendi (mantan Bupati Bogor 2003-2008) itu pernah dua kali jadi wakil rakyat di DPRD, pernah menjabat Ketua DPD Golkar 2007-2012 dan aktif di GM FKKPI, KNPI, serta berbagai organisasi lainnya.

“Kalau kedua politikus muda itu bersatu jadi Bupati dan Wabup, KMPB menyebutnya sebagai duet maut. Sebab selain berpengalaman, intelektual dan punya nyali merealisasikan ide-ide segar dan kreatif dalam memimpin daerah, keduanya juga akan mampu menyinergikan visi-misinya dengan pemerintah pusat dan provinsi lantaran punya jabatan tinggi di parpol masing-masing,” ujar dia yang juga aktivis muda bogor.

Botol menambahkan, bahwa apa yang disampaikan olehnya itu merupakan kesimpulan dari hasil banyak pertemuan dan diskusi dengan kalangan aktivis mahasiswa, LSM dan lain-lain di enam wilayah daerah pemilihan (Dapil).

“Dalam banyak pertemuan dan diskusi sejak 4 bulan lalu, meski tak sedikit yang menyebut nama Adang dan Iwan Setiawan, tetapi nama Ade Yasin dan Nungki acapkali paling sering disebut dan diharapkan dapat berduet memimpin Kabupaten Bogor,” imbuhnya. (Ang)

 

 

Editor: Endi

 

 

Exit mobile version