Kota Bogor, BogorUpdate.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor menerima kunjungan silaturahmi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bogor pada Kamis, (9/7/26).
Pertemuan yang berlangsung di Makodim 0606/Kota Bogor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga menjelang tahapan konsolidasi demokrasi serta pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Rombongan Bawaslu Kota Bogor diantaranya Supriantona, Ahmad Fathoni, dan Salman Alfarisi, beserta staf Humas, disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara.
Pertemuan tersebut berjalan dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi demi membangun komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Bogor.
Dalam audiensi tersebut, kedua lembaga membahas berbagai isu strategis terkait kepemiluan.
Beberapa poin krusial yang menjadi fokus diskusi di antaranya adalah Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), peningkatan partisipasi peserta dan pemilih, serta faktor geografis, demografi, dan kondisi sosial kemasyarakatan yang berpotensi memengaruhi jalannya pesta demokrasi.
Perwakilan Bawaslu Kota Bogor, Supriantona, memaparkan sejumlah langkah pengawasan yang menjadi prioritas ke depan.
Fokus tersebut meliputi pengawasan tahapan utama Pemilu, pemutakhiran daftar pemilih, pengawasan peserta Pemilu, upaya mitigasi potensi gangguan berbasis isu SARA, hingga pengawalan terhadap komitmen netralitas TNI.
“Kami membahas beberapa program kerja yang telah dijalankan Bawaslu Kota Bogor dalam mendongkrak literasi demokrasi masyarakat,” terang Anto panggilan akrabnya.
Selain itu kata Anto, program-program tersebut meliputi koordinasi penanganan pelanggaran, Program Pengawasan Partisipatif (P2P), pengawalan hak pilih, hingga Kelas Hukum Pemilu yang menyasar kalangan mahasiswa, partai politik, dan masyarakat umum.
“Bawaslu juga menaruh perhatian khusus terhadap potensi rendahnya partisipasi pemilih, terutama dari kalangan pemilih pemula,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, menekankan bahwa komunikasi, koordinasi, dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama tahapan Pemilu berlangsung.
“Kami menilai kolaborasi di lapangan antara penyelenggara Pemilu dengan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah termasuk peran aktif Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP sangat vital untuk mengantisipasi dan memitigasi kerawanan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara mengajak semua pihak untuk konsisten mengedukasi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.
“Pemilu yang berkualitas dan berintegritas akan melahirkan pemimpin serta program pembangunan yang mampu membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat di masa depan,” tegasnya.
Melalui pertemuan ini, Kodim 0606/Kota Bogor dan Bawaslu Kota Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi demi menciptakan iklim demokrasi yang aman, damai, dan kondusif.
Sebagai salah satu wilayah yang kerap menjadi perhatian nasional, Kota Bogor diharapkan mampu menjadi barometer keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang demokratis dan menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. (Abizar)











