Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Lahan Perkebunan Seluas 9,7 Hektare di Cileungsi Kebakaran, Angin Kencang Jadi Kendala Damkar Lakukan Pemadaman

×

Lahan Perkebunan Seluas 9,7 Hektare di Cileungsi Kebakaran, Angin Kencang Jadi Kendala Damkar Lakukan Pemadaman

Sebarkan artikel ini
Anggota Damkar Kabupaten Bogor saat memadamkan api yang membakar lahan perkebunan seluas 9,7 hektare di kawasan Cileungsi. (Dok Damkar Kab Bogor)

Cileungsi, BogorUpdate.com – Kebakaran melanda lahan perkebunan seluas 9,7 hektare di Kampung Ciuncal, Desa Setu Sari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Anggota Sektor Cileungsi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Ismail Saepulloh mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Kamis, (30/7/2026) pukul 16.25 WIB.

“Telah terjadi kebakaran lahan perkebunan alang-alang seluas 9,7 hektare yang penyebabnya belum diketahui,” ujar Ismail kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Jumat, (31/7/2026).

Ismail menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu warga sekitar yang melihat adanya api di perkebunan tersebut.

“Itu tiba-tiba ada api yang sedang merambat di alang-alang dengan mengarah ke permukiman warga, yakni Perumahan Fontana Lake,” katanya.

Karena panik, kata Ismail, warga tersebut melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Sektor Cileungsi.

Setibanya tim di lokasi kejadian, lanjut dia, kondisi api sebagian sudah padam. Namun, masih ada api yang menyala di lokasi lainnya dan mulai merambat ke arah kawasan pergudangan dan Perumahan Pondok Permata.

“Ketika di lokasi kedua, kondisi api masih membara dan kian meluas karena situasi sedang panas serta angin kencang,” paparnya.

Dengan berbagai upaya pemadaman yang dilakukan melawan kencangnya angin, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 20.30 WIB oleh empat unit mobil pemadam yang dikerahkan.

“Api berhasil dipadamkan selama 3 jam 10 menit, tidak ada korban jiwa dan kerugian materi belum bisa diperkirakan,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *