Bogor, BogorUpdate.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan uji coba perubahan rute trayek angkutan kota (angkot) yang melintasi Pasar Bogor, sejak Selasa (21/10/2025). Uji coba ini dilakukan terhadap lima trayek yang ada di Kota Bogor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogot Sujatmiko mengatakan, perubahan trayek ini dilakukan seiring dengan rencana pembongkaran Pasar Bogor dan beralihnya pusat aktivitas ekonomi ke Pasar Sukasari serta kawasan Pasar Gembrong.
Menurut dia, perubahan ini dilakukan dengan penyesuaian arus lalu lintas dan pergeseran sentra kegiatan masyarakat, yang sebelumnya berpusat di Pasar Bogor. “Sekarang sentra perekonomiannya bergeser ke Pasar Sukasari,” kata dia kepada awak media.
Perubahan trayek ini, kata dia, akan dilakukan secara bertahap. Sementara, hingga saat ini baru trayek 11 AK yang tengah dilakukan uji coba.
Adapun trayek yang berubah, adalah trayek 11 AK dengan rute Baranangsiang – Jembatan Otista – Jalan Suryakencana – Siliwangi – Pasar Gembrong (Sukasari) dengan jumlah armada 42 unit.
Kemudian trayek 04 AK (Warung Nangka – Batutulis, – Jalan Siliwangi – Pasar Gembrong) dengan total angkot 172 unit. Selanjutnya trayek 03 AKDP dari Ciapus – Jalan Pahlawan – Gang Aut – Warung Bandrek – Siliwangi – Pasar Gembrong.
Trayek 04 A dari Cihideung – Gang Aut – Jalan Suryakencana – Jalan Pahlawan – Pasar Gembrong. Kemudian trayek 28 AP dari Pabuaran – Gang Aut – Lawang Seketeng – Suryakencana – Jalan Pahlawan – Pasar Gembrong. Terakhir trayek 102 dari Azzimar.
Ia juga menyampaikan, seluruh angkot yang mengalami perubahan trayek merupakan armada yang tidak masuk syarat reduksi.
Selama uji coba, pihaknya menyiagakan petugas di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti Surken, Pahlawan, dan sekitar Pasar Gembrong untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa penyesuaian.(ayu)
