
Foto ilustrasi
Kota Bogor – Bogor Update
Jalur Alternatif penghubung dua Kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan rawan kejahatan khususnya pada malam hari, salah satu penyebabnya karena diwilayah tersebut minim lampu penerangan jalan umum (PJU).
Lokasi tersebut tepatnya barada di wilayah Muarasari yang merupakan jalur alternatif menuju kawasan Kertamaya.
Diketahui, jalur tersebut dominan menjadi pilihan para pengguna jalan yang melintas, karena lama waktu tempuh menjadi alasan warga banyak menggunakan jalur tersebut.
Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Muarasari Lukisman menuturkan, jalan tersebut banyak dilalui warga, karena bisa mempersingkat waktu untuk mencapai tujuan.
Karena, jika menggunakan jalur lain, bisa lebih lama, karena jarak tempuh lebih jauh, terlebih jika terjebak macet.
“Kalau muter melalui jalan lain, bedanya bisa mencapai 30 menit, makanya banyak yang warga pakai akses jalan ini,” kata Lukisman, Minggu, (22/04/18).
Diceritakan Lukisman, beberapa waktu lalu, ada warga yang hampir jadi korban perampokan, saat dia melalui jalan yang gelap.
Masih kata dia, bukannya tidak ada lampu penerangan, tetapi lampu PJU yang dipasang sudah ada sekitar 13, namun pemasangannya lebih prioritas di lokasi yang ada penduduknya saja.
Ia menambahkan, kalau di permukiman warga ada sudah terpasang, tapi kalau di jalan yang deket kebun itu enggak ada, sehingga tetap gelap dan dimanfaatkan orang berniat jahat
“Dulu ada pengendara motor, hampir kena begal tapi untuk bisa kabur,” katanya.
Untuk itu ia pun berharap, pemerintan bisa memperhatikan wilayah tersebut, untuk menjamin rasa aman dan nyaman warga yang melintasi jalan tersebut. (As)
Editor : Endi







