Citeureup – Bogor Update
Enih (70) warga Kampung Tonggoh RT 04/RW 03 Desa Gunungsari Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Bisa tersenyum saat mendapat bantuan berupa tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), yang disumbangkan dari Koramil 2104 Citeureup.
Sesuai program TNI Angkatan Darat,Program Karya Bhakti Koramil 2104 “GEMA SANG JUARA” dengan Gerakan Satu Juta Membangun Jamban.
Koramil 2104 Citeureup bahu membahu memberikan sumbangan Mandi Cuci Kakus (MCK) secara swadaya yang diberikan kepada Eni (70) janda tua yang hidup jauh dari layak.
Pantauan dilapangan, tak hanya memiliki MCK. Tempat tinggal Eni juga jauh dari layak. Padahal, pemerintah Kabupaten Bogor sudah menggelontorkan anggaran desa yang nilainya mencapai ratusan juta.
Dana tersebut tentunya, diperuntukan sebagai program “Desa Membangun”. Alhasil dana tersebut banyak dipertanyakan. Pasalnya, Kesejahteraan warga tentunya menjadi program utama.
“Saya sudah bertahun-tahun belum juga mendapat bantuan dari pemerintah. Tapi, Alhamdulillah ini ada program Dari TNI melalui Koramil yang membantu membuatkan MCK,” ujar Eni kepada bogorupdate.com, Selasa (21/11/17).
Menurut Eni, dengan adanya bantuan dari TNI melalui Koramil ini, tentunya bisa meringankan beban. Iapun berharap jika bantuan ini, bisa menggugah pemerintah desa setempat dalam mensejaterakan warganya.
“Dengan adanya bantuan MCK ini, mudah-mudahan bantuan lain seperti Rumah tidak layah huni bisa didapatkan,” pintanya.
Menanggapi hal ini, Kades Gunungsari Hendra Fermana, terkait persoalan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan MCK itu sesuai ajuan RT setempat. Pihaknya juga mengakui masih banyak rumah warganya yang tidak layak huni.
“Dan tahun ini tidak ada anggaran lagi dari Pemda. Saya tidak menggunakan anggaran yang ada karena tidak ada dalam RKPDesnya,” kilahnya.
Hendra menambahkan, itu semua berdasarkan Musrenbangdes makanya dengan saat ini ada program dari koramil sangat mendukung.
“Saya ikut mensuport dengan program koramil terkait MCK ini. Sebab ini juga membantu pemeritahan desa dalam mensejahterakan warga saya,” pungkasnya. (Sep)
Editor: Tobing
