Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Neng Virly, Politikus Muda PKB Caleg DPRD Kabupaten Bogor No 3 Dapil 3

×

Neng Virly, Politikus Muda PKB Caleg DPRD Kabupaten Bogor No 3 Dapil 3

Sebarkan artikel ini

Virly Apriliani, S. Sos. MAP (tengah)

 

Caringin – BogorUpdate.com
Kabupaten Bogor memiliki kaum intelektual muda yang ‘melek’ akan politik. Terbukti dengan banyaknya kalangan muda yang ingin maju menjadi legislator di DPRD Kabupaten Bogor. Salah satunya, Virly Apriliani, S. Sos. MAP, warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang mencalonkan dirinya menjadi Bacaleg dari PKB di Dapil 3 Wilayah Bogor Selatan, dengan Nomor Urut 3.

 

Neng Virly Apriliani, S. Sos. MAP, merupakan warga Kampung Bojong Koneng RT 5 RW 2, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kelahiran 2 April 1993, putri pertama dari 4 Bersaudara pasangan Haji Nurdin – Hj Pipih Apipah, yang baru saja menyelesaikan pendidikan Administrasi Publiknya dengan menyandang gelar S2 di Universitas Djuanda.

 

Sebelumnya pada tahun 2015, Neng Virly juga berhasil menyandang gelar S1 setelah menyelesaikan program studi ilmu administrasi negara nya di fakultas ilmu sosial dan politik di universitas yang sama. Putri sulung Haji Nurdin ini juga merupakan lulusan terbaik di SMAN 1 Cigombong tahun 2010 – 2011, lulusan terbaik di SMPN 2 Ciawi angkatan 2007 – 2008 dan mengeyam pendidikan dasar di SDN Caringin 2 tahun 2004 – 2005.

 

Saat dijumpai dikediamannya, Neng Virly mengungkapkan, motivasinya mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif di kabupaten Bogor karena ingin memaksimalkan masa mudanya untuk mengabdikan diri dan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui rancangan program kerjanya nanti. Sektor pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan, merupakan prioritas utama yang disoroti nya.

 

“Di sepanjang jalan di wilayah kabupaten bogor, saya melihat semakin banyak anak – anak diusia produktif belajar yang berkeliaran di jalan. Ada yang berjualan asongan, ada juga yang mengamen. Kondisi itu harus disikapi serius, mereka punya hak yang harus diperjuangkan, ditangani dan harus ada solusinya”, kata Neng Virly.

 

Lapangan pekerjaan, lanjut Neng Virly, juga memiliki peranan penting dalam kesejahteraan masyarakat. Karena, ketika sebuah keluarga sudah memiliki sumber pendapatan yang rutin, maka tidak ada lagi alasan bagi anaknya untuk tidak melanjutkan sekolah karena terbentur biaya dan secara otomatis juga kebutuhan untuk kesehatannya akan terpenuhi.

 

“Saya awali niat pengabdian kepada masyarakat ini dengan biismillahirohmanirrohim”, tandasnya. (Raden)

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *