Bogor RayaHome

Ormas Laskar Dewa Helat Peringatan Maulid Nabi

Cijeruk – Bogor Update

Keluarga Besar Organisasi Massa (Ormas) Laskar Demokrasi Warga (Dewa), menggelar peringatan hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis (28/12/17) malam. Menurut Dewan Penasehat Laskar Dewa, KH. Guz Fauzi Ali Hanafi, peringatan ini jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial saja. Namun, harus dijadikan moment penting untuk lebih menanamkan kecintaan umat terhadap Rosulnya.

“Peringatan Maulid Nabi Besar Mihammad SAW ini harus menjadi media untuk lebih menanamkan kecintaan kita sebagai umat terhadap Rosulnya. Jangan hanya sebagai acara seremonial saja”, tegas Guz Fauzi disela acara.

Peringatan kelahiran Nabi akhir zaman ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Laskar Dewa di area kantor sekretariat DPP Laskar Dewa di Kampung Lengis, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. Hadir dalam kesempatan ini, Kapolsek Cigombong – Cijeruk, Dan Ramil Cigombong – Cijeruk, perwakilan Pemerintah Kecamatan Cigombong dan Cijeruk, sejumlah Kepala Desa, anggota dan pengurus Laskar Dewa, para tokoh alim ulama dan masyarakat setempat, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Ormas Laskar Dewa Hengky Hedo mengemukakan, Nabi Besar Muhammad SAW merupakan Nabi Akhir Zaman yang harus menjadi panutan bagi umat muslim di seluruh dunia. Dari sisi kepemimpinannya, kebijaksanaannya, kearifannya, kesabarannya dan berbagai sisi baik lainnya. Hal itu juga menurutnya yang mendasari Visi dan Misi hadirnya Laskar Dewa ditengah masyarakat.

“Salah satu dasar dari Visi dan Misi kami Keluarga Besar Laskar Dewa hadir ditengah masyarakat adalah meneladani akan kemuliaan sikap, prilaku dari jungjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Kami hadir untuk membangun mental serta spiritual bangsa bersama masyarakat”, tandas Hengky Hedo.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, sambutan dari Muspika dan Ketua Umum Laskar Dewa, serta pencerahan rokhani yang disampaikan oleh sejumlah ulama dan Habaib Umar Bin Hasan Sahab Al Athos dari Bogor Barat. Selain itu, rangkaian acara dimeriahkan juga dengan penampilan rampak gendang dan seni bela diri pencak silat,  sebagai bentuk pelestarian budaya asli daerah yang saat ini mulai terkikis perkembangan zaman. (Den/Sep)

 

Editor: Endi

Exit mobile version