Bandung, BogorUpdate.com – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, pada kegiatan Temu Apresiasi Manfaat Penerima Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Bale Gede, Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (18/6).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan perlindungan bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan dan sektor informal yang memiliki risiko kerja tinggi.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.
“Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, khususnya pekerja rentan dan sektor informal. Kami ingin memastikan masyarakat pekerja di Kabupaten Bogor memiliki perlindungan yang memadai sehingga dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang,” ujar Jaro Ade.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Santunan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan pencari nafkah.
Menurut Jaro Ade, program BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas cakupan kepesertaan.
“Program BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memberikan santunan ketika terjadi risiko kerja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas kepesertaan di Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade.
Ke depan, Pemkab Bogor akan terus meningkatkan koordinasi, edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan sosial.
“Dengan cakupan perlindungan yang semakin luas, kami berharap kesejahteraan masyarakat meningkat, ketahanan ekonomi keluarga semakin kuat, dan pembangunan Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih inklusif serta berkelanjutan,” tandas Jaro Ade.












