BOGORUPDATE.COM – Penyerahan Sumur Bor Air Tanah di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, oleh Kepala Bidang Geologi Teknik Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Kementerian ESDM, Wahyudin, S.T, M.T. bersama-sama dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor, R. Soebiantoro W, ATD.,M.M., yang hadir mewakili Bupati Bogor, pada hari Senin (30/9/2019) melakukan penyerahan sumur bor air bersih yang dibangun oleh Badan Geologi, Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2019 di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Penyerahan sumur bor dilaksanakan di lokasi sumur bor di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, dihadiri oleh pejabat Kementerian ESDM, pejabat di Lingkungan Kabupaten Bogor, serta masyarakat Desa Mekarwangi dan sekitarnya.
Penyerahan ini menandakan bahwa sumur bor yang telah dibangun pada tahun 2019 ini, dapat secara penuh digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyerahan ini juga dimaksudkan sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, bekerjasama dengan pemerintah daerah memiliki program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam, dimana beberapa daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat masih mengalami permasalahan penyediaan air bersih karena kondisi alamnya.
Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam yang sudah dimulai sejak awal tahun 2000-an ini, terhitung dari tahun 2005 s/d 2018 sebanyak 2288 unit sumur bor dapat dibangun untuk melayani kurang lebih 6,6 juta jiwa masyarakat daerah sulit air bersih yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Tahun 2019, sumur bor di Kabupaten Bogor ada 1 unit yang terletak di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.Sumur bortersebut memiliki spesifikasi teknis sebagai berikut, yaitu kedalaman 126 m, debit air rata-rata 2 liter/detik, dengan konstruksi pipa besi galvanis diameter 6 inchi, pasokan listrik 4400 watt, menggunakan pompa, dan bak penampungan air berkapasitas 5000 liter.Setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2880 jiwa penduduk.
Seiring dengan keberhasilan program ini dalam mengentaskan permasalahan air bersih di daerah sulit air, Kementerian ESDM terus berupaya menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak.Dimana jumlah daerah sulit air bersih di Indonesia, baik karena langkanya sumber air bersih atau karena kualitasnya yang kurang baik, masih cukup banyak, yang ditandai dengan masih banyaknya permintaan bantuan sumur bor air tanah dalam dari berbagai wilayah di Indonesia. Kementerian ESDM pada tahun 2019 ini menargetkan pembangunan sumur bor sebanyak 650 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. (Ra)
Editor : Endi
