Ciampea, BogorUpdate.com – Setelah penantian panjang, warga dua kecamatan, yakni Ciampea dan Tenjolaya, akhirnya dapat bernapas lega.
Jalan Abdul Fatah yang selama ini mengalami kerusakan parah kini mulai diperbaiki. Tahap pengerjaan dimulai dengan proses pengerukan menggunakan alat berat.
Namun, pengerjaan proyek jalan ini menuai pertanyaan dari warga terkait transparansi informasi.
Dalam papan proyek yang terpasang di lokasi, hanya tercantum nama proyek dan nama kontraktor pelaksana, tanpa penjelasan rinci mengenai spesifikasi teknis.
“Saya lihat hanya ada beberapa item saja. Tapi saya tidak lihat secara spesifikasi mulai dari berapa lebar, panjang, dan ketebalan jalan,” ujar Wildan, warga Kompleks Griya Salak Asri, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea saat ditemui wartawan pada Senin (25/08/25) siang.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga Cinangka lainnya. Ia menyayangkan tidak adanya sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait proyek ini, yang menyebabkan kemacetan saat alat berat mulai bekerja.
“Ini baru pengerukan, belum nanti saat pengecoran atau pengaspalan. Warga banyak yang tidak tahu karena tidak ada sosialisasi atau informasi terkait adanya pengerjaan jalan ini,” ujarnya, enggan menyebutkan nama.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, jalan tersebut dikerjakan oleh PT Kreasindo Fillara Mulya dengan anggaran sebesar Rp3.385.500.000 dan ditargetkan rampung dalam 90 hari kerja. (Wil)
