Pemerintahan, BogorUpdate.com
Meski PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah diminta untuk menghentikan pengoperasian angkutannya oleh lima pimpinan daerah yaitu Bogor, Bekasi dan Depok maupun Gubernur DKI Jakarta, dan Provinsi Jawa Barat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan.
Namun desakan itu tak membuat, usaha milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu gentar dan terkesan mengabaikan PSBB yang dicanangkan pemerintah pusat dalam pencegahan penularan pandemi Covid-19.
Pasalnya, terlihat sejak dibukanya loket pelayanan keberangkatan Kereta Commuter Line di stasiun Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor menyebabkan antrian panjang sampai mengular ke jalan raya utama Cilebut-Bogor.
Salah seorang penumpang, Herlita (26) mengatakan, akibat diterapkannya PSBB di DKI Jakarta maupun di wilayah Bogor Depok dan Bekasi (Bodebek), memicu antrian panjang penumpang KRL yang hendak mengarah ke Jakarta khususnya di Stasiun Cilebut.
“Jadi ngantri gini mau naik kereta, sudah seperti antri ambil sembako gratis saja,” keluhnya kepada wartawan, Senin (20/4/2020).
Ia melanjutkan, antrian panjang di stasiun tersebut terjadi sejak pukul 06.00 WIB atau saat dibukanya pelayanan moda transportasi massal tersebut beroperasi.

“Saya ngantrinya tadi sampai setengah jam, mulai dari pukul 07.30 sampai 08.00 WIB,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya antrian panjang yang mengular hingga ke jalan raya utama cilebut itu, seakan-akan PT KCI tak mengikuti imbauan pemerintahan dengan mengedepankan Physical Distancing (Jarakfisik,red) demi mencegah penyebaran Covid-19.
“Kalau kaya begini gimana harus jaga jarak seperti imbauan pemerintah. Sementara mau naik kereta saja kami penumpang KRL harus tetap mengantri dengan jarak dari orang ke orang hanya berjarak gak lebih dari setengah 20 centimeter,” keluhnya.
Sementara sebelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku telah berkirim surat ke Kementerian Perhubungan agar menghentikan sementara operasional kereta rel listrik (KRL) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Dalam kaitan PSBB saya sudah melayangkan surat kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang pada intinya meminta menghentikan untuk sementara operasi kereta api Bogor- Jakarta,” ujar Ade Yasin, Jumat (17/4/2020) kemarin.
Pihaknya berharap, Kemenhub menyambut baik permintaan penghentian operasi KRL itu. Hal itu demi mencegah transmisi penularan Covid-19. (Rah/End)
Editor : Endi






