Gunung Putri, BogorUpdate.com – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan (AJPLI) menggelar media gathering sekaligus forum Ngobrol Peduli Lingkungan (Ngopling) bertema “Dari Sepatu ke Bumi: Jejak Kebaikan, Jejak Kehidupan”, di Tanabambu, Gunung Putri, Bogor, Jumat (26/9/25).
Kegiatan ini menghadirkan aksi simbolis berupa sumbangan sepatu layak pakai dari para jurnalis dan karyawan PPLI. Sepatu-sepatu tersebut nantinya akan di-reuse, dibersihkan, dan dirapikan sebelum disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Indonesia CARE.
Langkah kecil ini bukan hanya memberi kesempatan kedua bagi barang yang dianggap usang, tetapi juga menjadi upaya nyata mengurangi potensi timbulnya limbah baru.
“Sepatu bukan hanya alas kaki, tetapi simbol langkah dan perjalanan hidup. Melalui program ini, kami ingin mengajak semua pihak optimistis melangkah bersama menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan. Dengan reuse sepatu, kita dapat mengurangi potensi limbah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi,” ujar Arum Tri Pusposari, Manager Humas PPLI, saat menjadi narasumber Ngopling.
Arum menambahkan, aksi ini selaras dengan misi besar PPLI dalam mendorong praktik ekonomi sirkular (circular economy) di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan limbah bukan hanya soal teknis mengolah limbah berbahaya, melainkan juga edukasi publik agar lebih bijak memanfaatkan kembali sumber daya yang masih bernilai guna.
Sementara itu, AJPLI menekankan pentingnya keterlibatan jurnalis dalam gerakan peduli lingkungan.
“Kami para jurnalis bukan sekadar meliput isu lingkungan, tetapi juga ingin memberi teladan bahwa kepedulian dimulai dari diri sendiri. Sepatu yang kami sumbangkan hari ini adalah jejak kecil yang semoga memberi makna besar,” ungkap Usep Sarifudin, perwakilan AJPLI Bogor sekaligus koresponden televisi nasional.
Acara Ngopling berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna, menjadi ruang dialog lintas sektor yang mempertemukan insan media, perusahaan, serta komunitas. Forum ini diharapkan melahirkan lebih banyak kolaborasi pentahelix untuk menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Sebagai informasi, PPLI adalah perusahaan pengolahan limbah industri yang telah lebih dari 31 tahun beroperasi di Indonesia. Saat ini, 95 persen sahamnya dimiliki oleh DOWA Ecosystem Co. Ltd asal Jepang dan 5 persen sisanya oleh Pemerintah Indonesia.
Dengan konsep one stop service, PPLI menyediakan layanan pengemasan, pengangkutan, uji laboratorium, pengolahan, hingga penimbunan akhir. Berbagai industri besar nasional, termasuk BUMN, rumah sakit, pertambangan, kecantikan, hingga otomotif, mempercayakan pengelolaan limbahnya kepada PPLI.
Menariknya, kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Bulan Amal Internasional yang jatuh setiap September. Momentum ini semakin menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan semangat berbagi dan solidaritas sosial. (Gus)
