Bogorupdate.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat Bumi Tegar Beriman, terus melakukan program jemput bola sebanyak dua kali dalam sepekan bagi kepengurusan Akta Kelahiran.
Melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil pada Disdukcapil Kabupaten Bogor, Trini Syahminan mengatakan, program jemput bola dalam penertiban akte kelahiran terus digalakannya demi memberikan pelayanan yang baik dan mudah serta cepat agar warga Kabupaten Bogor tertib dengan kepengurusan dokumen kependudukan.
“Kita terus galakkan program jemput bola pembuatan akte kelahiran bagi masyarakat Kabupaten Bogor khususnya,” ujar Trini saat ditemui dikantornya, Rabu (19/2/20).
Ia menerangkan, jemput bola pembuatan akte kelahiran itu dilakukannya seperti di wilayah Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada Senin (17/2/20) kemarin.
“Iya kemarin, pada hari Senin lalu staf capil kami yang berjumlah 8 orang terjun langsung melayani warga Muara Jaya, Caringin untuk melayani masyarakat setempat dalam penerbitan Akte Kelahiran,” ungkapnya.

Perempuan yang akrap disapa Trini itu melanjutkan, dalam program pembuatan Akte Kelahiran di tingkat Desa tersebut diberikan kuota sebanyak 300 pemohon se-Desa Muara Jaya ini.
“Kuota kemarin kita siapkan untuk 300 pemohon, cuman hanya 298 saja yang bisa diterbitkan akte kelahirannya. Karena dua kuota lainnya itu si pemohon (warga,red) tidak melengkapi berkas sesuai aturan yang ada,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang operator pencetakan Akte Kelahiran, Syahrial Aulia Rahman menambahkan, dirinya yang mendapatkan tugas untuk terjun langsung ke wilayah Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin itu telah melayani warga itu hingga ratusan pemohon, dengan terdiri dari dua operator pencetakan dan enam staf koreksi berkas.
“Alhamdulillah lancar program jemput bola Senin kemarin yang berpusat di aula kantor Desa Muara Jaya, Caringin. Saat itu saya melayani sampai 298 pemohon yang seharusnya 300 karena dua pemohon yang lainnya tidak memenuhi persyaratannya sesuai aturan,” terangnya.
Syahrial melanjutkan, dalam program jemput bola bagi pemohon akte kelahiran itu juga akan di lakukan di wilayah Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, pada Kamis (20/2/20) besok.
“Kamis juga saya turun lagi ke Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang untuk program jemput bola kembali. Dengan kuota 300 pemohon dan jumlah personel sebanyak 8 orang staf,” tukasnya. (End/Rht)
Editor : Endi






