Gunungputri, BogorUpdate.com – Berbagai persoalan sarana pendidikan menjadi sorotan dalam Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Kabupaten Bogor Dapil II yang digelar di Kecamatan Gunung Putri, Selasa (14/7/2026).
Salah satu aspirasi datang dari Kepala SMP Negeri 1 Gunung Putri, Omay Koswara, yang berharap pemerintah segera merealisasikan sejumlah kebutuhan mendesak di sekolah yang dipimpinnya.
Di hadapan para anggota DPRD Kabupaten Bogor, Omay menyampaikan sedikitnya empat usulan prioritas yang dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar.
Usulan pertama adalah pembangunan pagar depan sekolah sepanjang sekitar 80 meter. Menurutnya, kebutuhan tersebut telah diajukan sejak satu tahun lalu, namun hingga kini belum juga terealisasi.
“Usulan pagar depan sekolah sudah kami sampaikan sejak tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Kami berharap pada tahun 2026 ini pembangunan pagar tersebut dapat diwujudkan karena sangat dibutuhkan,” ujar Omay.
Selain itu, ia juga meminta perbaikan 17 ruang kelas yang kondisinya mulai mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Meski usulan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan, hingga saat ini pihak sekolah belum menerima informasi mengenai pelaksanaannya.
“Kondisi ruang kelas sudah cukup lama belum mendapat perbaikan. Ada sekitar 17 ruang kelas yang memerlukan renovasi agar kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung lebih nyaman dan aman,” katanya.
Aspirasi berikutnya adalah pengecoran lapangan sekolah yang selama ini difungsikan sebagai lapangan upacara sekaligus lapangan olahraga. Menurut Omay, kondisi lapangan saat ini belum memadai sehingga perlu dilakukan pengecoran dengan luas sekitar 800 meter persegi.
“Lapangan kami digunakan setiap hari, baik untuk upacara maupun kegiatan olahraga. Karena itu kami berharap ada pembangunan pengecoran agar lebih aman dan nyaman digunakan siswa,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur, Omay juga menyoroti kondisi meja dan kursi siswa yang sebagian besar sudah rusak akibat usia pemakaian. Ia berharap adanya bantuan pengadaan mebel baru agar proses pembelajaran tidak terganggu.
“Meja dan kursi siswa sudah sering kami perbaiki, tetapi kondisinya memang banyak yang sudah tidak layak. Kami berharap ada perhatian untuk pengadaan mebel baru demi mendukung kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Melalui forum reses tersebut, pihak SMPN 1 Gunung Putri berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bogor dan segera diperjuangkan dalam program pembangunan daerah, sehingga kualitas sarana pendidikan di Kecamatan Gunung Putri semakin baik dan mampu mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang optimal. (Gus)











