Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & KriminalNews

Suka Sejak Lama, Pria di Sukaraja Nekat Perkosa Wanita Idamannya Saat Rumah Sepi

×

Suka Sejak Lama, Pria di Sukaraja Nekat Perkosa Wanita Idamannya Saat Rumah Sepi

Sebarkan artikel ini

Sukaraja, BogorUpdate.com – Aksi kekerasan seksual dengan melakukan pemerkosaan terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan video yang beredar, seorang pria diamankan oleh sejumlah warga sekitar saat terciduk memperkosa wanita di rumah korbannya.

Bahkan, pelaku dinarasikan melakukan pengancaman pembunuhan menggunakan senjata tajam (Sajam) terhadap korban untuk menuruti hawa nafsunya.

Kasat PPA-PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri membenarkan adanya aksi bejat tersebut pada Selasa, (15/9/2026) pukul 03.00 WIB.

“Iya betul ada kasus pemerkosaan,” ujar Silfi kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Kamis, (17/9/2026).

Silfi menjelaskan, kejadian mulanya terjadi saat pelaku berinisial R (26) datang ke rumah korban A (25) saat sepi dengan kondisi mabuk.

“Karena pelaku ini suka sejak lama dan sering lihat korban masuk ke rumahnya lewat pintu belakang, maka saat itu pelaku coba masuk ke rumah korban lewat pintu belakang yang tidak pernah dikunci karena untuk keluar masuk kucing,” katanya.

Kemudian, korban mengetahui keberadaan pelaku yang masuk ke rumahnya dari pintu belakang dan berupaya untuk mengusirnya.

“Korban berusaha mengusir dan menghubungi temannya dari handphone, tapi pelaku yang saat itu bawa sajam golok mengancam hingga akhirnya memperkosa korban,” ungkapnya.

Namun, tak berselang lama, teman-teman korban datang mendobrak pintu dan mengamankan pelaku yang sedang melakukan aksi bejatnya tersebut.

Lalu, pelaku dibawa oleh warga sekitar ke Polsek Sukaraja hingga pada akhirnya diteruskan ke PPA-PPO Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sedikit di bagian leher dan pipinya,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *