BOGORUPDATE.COM – Dalam rangka ikut membantu masyarakat dan pemerintah pada kegiatan penanganan pasca bencana di Kabupaten Bogor, Taruna Siaga Bencana (Tagana) terus memaksimalkan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) nya.
“Kami selaku relawan yang ada dibawah naungan kementerian sosial juga binaan Dinas Sosial Kabupaten Bogor, dari tanggal 2 Januari sampai saat ini masih melakukan kegiatan penanganan bencana sesuai tugas dan fungsi kami,” kata Ketua Tagana Kabupaten Bogor, H.Topik kepada Bogorupdate.com, Sabtu (11/01/20).
Menurut Topik, tupoksi tersebut yaitu pertama yang dilakukan assessment , untuk mengetahui jumlah masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, Tagana juga melakukan pengiriman logistik tanggap darurat ke lokasi bencana serta melakukan pengelolaan administrasi logistik yang masuk maupun keluar di gudang yang sudah ditentukan.
“Pada penanganan saat ini, Tagana Kabupaten Bogor dibantu oleh Tagana kota Bogor, Tagana Garut, Tagana Tasik Malaya, Tagana Cianjur, Tagana Jawa tengah juga Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial yang lain seperti SDM PKH, TKSK, IPSM, Karang Taruna, TRC, LK3, petugas SLRT dan komunitas Trail serta komunitas lainnya,” papar Topik.

Selain pengiriman logistik, lanjut Topik, Tagana juga mendirikan Dapur Umum untuk penyiapkan makanan di lokasi bencana, yang saat ini Tagana Mendirikan Dapur Umum di 3 tempat yang berbeda yaitu di Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri untuk melayani 6000 korban banjir, di Depan Kecamatan Nanggung yang setiap harinya menyiapkan 8000 bungkus nasi yang langsung didistribusikan ke pengungsi, lokasi ke 3 itu didirikan di Desa Kiara Pandak Kecamatan Sukajaya yang setiap harinya menyiapkan 4000 bungkus juga langsung didistribusikan ke pengungsian.
“Tak ketinggalan, kita juga melakukan LDP (layanan dukungan psikososial) bagi para pengungsi dan korban bencana sebagai bentuk kepedulian untuk mengurangi trauma, menumbuhkan semangat hidup sehingga dapat membantu kepada pemulihan korban,” tukasnya.(Asep Bucek)
Untuk diketahuin, Tagana Kabupaten Bogor Saat ini memiliki Data dalam penangann tersebut yang diantaranya :
1) Data Potensi
2) Data Logistik Masuk
3) Data Korban
4) Data Daerah Terdampak
5) Data Kebutuhan Para Korban
6) Data Logistik Keluar.
Editor : Endi






