
Klapanunggal – Bogor Update
Sungguh misterius, Satu Keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak diduga tewas karena menghirup gas beracun berasal dari mesin genset di rumah kontrakan tepatnya di Perumahan Grand Kahuripan Cluster Bromo V, blok BD 07 RT 02/08, Desa Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Selasa (3/10/17) sekira pukul 16.00 WIB.
Kasubag Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena dalam keterangannya mengatakan keberadaan jenazah baru diketahui sekitar pukul 16.00, Selasa (3/10/17), berdasarkan laporan warga yang mencium bau menyegat dari dalam rumah. Korban tewas yakni Sariun (suami), Rika Lisnawati (istri), dan Rabil (4).
“Korban diduga sudah dua hari. Mereka ditemukan telentang di dalam kamar dalam posisi tertidur dan dugaan sementara menghirup gas beracun yang berasal dari mesin genset (pembangkit listrik),” katanya kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan selanjutnya, diketahui Minggu (1/10/17), sekitar pukul 17.00, di sekitar perumahan terjadi pemadaman listrik dan dirinya mendengar ada yang sedang menyalakan mesin genset.
“Sekira pukul 23.30, saksi sempat memberitahu kepada Sariun melalui pesan pendek bahwa listrik sudah kembali menyala, namun pesan tersebut tidak dibalas,” terangnya.
Dia melanjutkan, hari itu (Minggu) penghuni rumah tidak terlihat keluar rumah. Satu keluarga diketahui tewas setelah, Selasa (3/10/17) sore ada tamu yang berkunjung ke kediaman Sariun. Saksi curiga di depan rumah tercium bau menyengat dan warga bergegas melaporkan kejadian itu kepada kepolisian setempat.
“Saat petugas tiba di lokasi, mereka mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah pintu dibuka paksa, tiga orang ditemukan tewas di dalam keadaan membusuk. Sedangkan di dalam ruangan tamu, polisi menemukan satu mesin genset dalam keadaan mati dengan bahan bakar kosong. (Sep)
Editor: Tobing







