Jakarta, BogorUpdate.com – Perjuangan pemain Timnas Indonesia saat bertanding di lapangan hijau hingga sisi lain di luar pertandingan diungkap kepada publik melalui film dokumenter yang berjudul ‘The Longest Wait’ yang resmi tayang di seluruh bioskop mulai hari ini, Kamis, (29/10/2026).
Film tersebut disutradarai oleh Sam C. Webb dan Arief Soeliscane Affandi yang diproduksi Fremantle Indonesia bersama Beach House Pictures. Sejumlah pemain Timnas Indonesia yang tampil di antaranya Rizky Ridho, Thom Haye, Shayne Pattynama, Egy Maulana Vikri, Justin Hubner, Beckham Putra, Kevin Diks, Marc Klok, Ole Romeny, hingga Jay Idzes.
Film dokumenter yang berdurasi 1 jam 35 menit itu menceritakan tentang perjuangan krusial Timnas Indonesia tampil di babak Kualifikasi Piala Dunia periode 2023-2025 walau berakhir pahit.
Selain itu, para penonton juga akan diperlihatkan sisi lain perjuangan Skuad Garuda di luar lapangan hijau seperti personal para pemain yang jarang tersorot publik mengenai keraguan, rasa takut, tekanan media, ekspektasi keluarga, dan adaptasi para pemain dengan latar belakang dan tempat lahir yang berbeda-beda.
Bahkan, sisi lainnya juga ditampilkan mengenai peran suporter hingga jajaran staf pelatih yang membawa harapan bagi Timnas Indonesia.
Filmmaker sekaligus Executive Producer film The Longest Wait, Sakti Parantean mengatakan bahwa dalam pembuatan film dokumenter itu jajaran kru tidak mengambil perhatian dari para pemain Timnas Indonesia.
Kata dia, hal itu dilakukan agar para pemain tetap merasa nyaman meski kamera yang ada di sekitar menyorotinya.
“Kita tidak membuat film tentang sepak bola, tapi kita membuat film tentang perjalanan anak-anak muda yang dipercaya untuk mengenakan seragam jersey Timnas untuk berjuang demi bangsa kita,” ujar Sakti saat Gala Premiere film The Longest Wait di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, (28/10/2026).
Di tempat yang sama, salah satu punggawa Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri yang tampil dalam film dokumenter tersebut mengaku bangga dan terharu usai menontonnya.
Musabab, lanjut dia, ada jutaan harapan dari masyarakat Indonesia yang dipikul kepada para pemain yang berjuang untuk bisa mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.
“Saya sangat bangga sekali ada film dokumenter Timnas ini, sejujurnya kita bukan artis karena kita ini atlet tapi kita bisa tampil cukup bagus di film ini,” kata Egy.
Sementara itu, Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto juga mengutarakan rasa bangganya usai menonton film dokumenter tersebut.
“Bagi saya ini film yang sangat luar biasa karena ini dibuat sangat natural tidak dibuat-buat atau settingan, saya sangat bahagia adanya film ini,” papar Kurniawan.
Menurut Kurniawan, masyarakat Indonesia wajib menonton film dokumenter itu karena ada perjuangan di balik layar yang selama ini tidak disorot oleh publik.
“Dalam film ini bagaimana para pemain mengelola mood selama 90 menit, bahkan menggambarkan juga para pemain bisa menahan egonya masing-masing menjadi kekuatan teamwork,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kurniawan berharap masyarakat Indonesia bisa membeli tiket ke bioskop menonton film tersebut sebagai salah satu upaya mensupport Timnas Indonesia.
“Ini film dokumenter, edukasi, inspirasi, dan ada sisi entertaintmentnya juga. Jadi, sangat baik untuk ditonton anak-anak muda saat ini,” tutupnya. (Erwin)






