Babakan Madang, BogorUpdate.com – Mengangkat potensi wisata alam yang melimpah di wilayahnya, Kelompok Kerja (Pokja) KNPI Kecamatan Babakan Madang menggelar kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Tracking Bagi Pemuda, Sabtu (2/8/2025), bertempat di aula Kantor Kecamatan Babakan Madang.
Kegiatan ini menjadi titik ke-35 dari rangkaian roadshow pelatihan yang dilaksanakan oleh Pokja KNPI di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan di Babakan Madang, yang dinilainya sangat maksimal dalam menerapkan protokol pelatihan.
“Kami menilai hanya ada beberapa kecamatan, termasuk Babakan Madang, yang menjalankan protokol kegiatan secara baik dan konsisten,” ujar Wahyudi.
Ia juga menilai tema pelatihan yang diusung oleh Pokja KNPI Babakan Madang sangat relevan dengan kebutuhan daerah. Mengingat wilayah tersebut memiliki banyak destinasi wisata alam seperti curug-curug, air terjun, dan perbukitan yang saat ini tengah ramai dikunjungi wisatawan.
“Ini gagasan yang bagus. Karena para peserta akan dilatih dan dibekali ilmu untuk menjadi pemandu wisata tracking, yang sedang jadi tren di Babakan Madang,” tambahnya.
Wahyudi menjelaskan bahwa pelatihan ini juga sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, yang mendorong optimalisasi potensi pemuda di seluruh kecamatan.
“Dengan pelatihan yang digelar oleh 40 Pokja KNPI tingkat kecamatan, kami ingin mendorong peran pemuda dalam pengembangan ekonomi lokal serta meningkatkan indeks pembangunan pemuda di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Kecamatan Babakan Madang, Wahyudin, menjelaskan alasan dipilihnya tema pelatihan wisata tracking. Menurutnya, kawasan perbukitan di Babakan Madang kini menjadi destinasi favorit wisatawan, terutama di akhir pekan.
“Hampir setiap hari, terutama akhir pekan, banyak wisatawan yang datang ke perbukitan Babakan Madang. Maka dari itu, kami ingin agar pemuda dari 9 desa di kecamatan ini bisa mengambil peran sebagai pemandu tracking,” ujar Wahyudin.
Ia berharap, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru di sektor pariwisata lokal.
