Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Figur Ini Jadi Penentu Kemenangan Calon Ketua PWI Kabupaten Bogor 2024

×

Figur Ini Jadi Penentu Kemenangan Calon Ketua PWI Kabupaten Bogor 2024

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi kopi pait. (Ist)

KOPI PAIT
Oleh: Effendi Tobing

Opini, BogorUpdate.com – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, diperkirakan akan berlangsung pada bulan Oktober 2024. Dalam konferensi ini, agenda utamanya adalah pemilihan ketua PWI.

Untuk PWI Kabupaten Bogor, selalu terlihat seksi dalam setiap konferensi dari periode ke periode. Sejak berdiri di Bumi Tegar Beriman tepatnya pada tahun 2009 lalu, PWI selalu memberi warna tersendiri.

Selama dua periode (2018-2021 dan 2021-2024), H. Subagiyo menahkodai PWI Kabupaten Bogor, banyak terobosan yang berhasil jadi nyata. Yang paling spektakuler adalah, PWI bisa memiliki gedung sendiri yang dibangun dari dana APBD Rp 4,7 Miliar pada Mei 2022 lalu, dan diresmikan oleh Plt Bupati Bogor saat itu, H. Iwan Setiawan pada akhir Desember tahun 2022. Dan pada Januari 2023, gedung tersebut yang diberi nama Graha Wartawan mulai ditempati jajaran PWI Kabupaten Bogor.

Kini, H. Subagiyo sesuai dengan Peraturan Dasar, Peraturan Rumah Tangga (PD PRT) tak bisa lagi mencalonkan diri untuk periode ke tiga, karena maksimal hanya bisa menjabat dua periode. Dengan begitu, PWI Kabupaten Bogor akan memiliki ketua baru untuk periode 2024-2027, melalui konferensi nanti.

Hingga saat ini, sudah ada 4 nama yang diprediksi kuat akan maju dalam pemilihan ketua PWI Kabupaten Bogor. 4 nama tersebut yakni, M. Nurofik yang menjabat Sekretaris PWI Kabupaten Bogor 2 Periode mendampingi H. Subagiyo. Kemudian Untung Bachtiar, yang periode sebelumnya juga pernah mencalonkan diri, namun gagal. Lalu ada nama Alpin, yang saat ini sebagai Wakil Ketua II PWI, dan yang terakhir Dedi Firdaus yang juga merupakan Wakil Ketua I PWI Kabupaten Bogor.

Penulis menilai, 4 nama diatas sama-sama memiliki potensi dan peluang yang besar untuk menang dalam kontestasi nanti. Namun, seperti halnya pemilihan Presiden hingga Pemilihan Bupati/Wali kota, yang selalu jadi perbincangan publik adalah, siapa pasangan atau wakilnya?, karena dianggap sebagai penentu kemenangan.

PWI yang juga sama dengan organisasi pada umumnya, tak bisa dipungkiri bukan wakil sebagai pendamping utama ketua nya, melainkan SEKRETARIS lah yang paling dekat atau pas disebut pasangannya, karena dalam segala urusan khususnya surat menyurat harus dibubuhkan tanda tangan keduanya (Ketua-Sekretaris).

Dengan demikian, dari pengamatan penulis, siapapun yang akan mencalonkan diri maju sebagai ketua PWI Kabupaten Bogor, akan berpeluang besar menang jika dari awal berani mengumumkan ke anggota pemilik suara alias pemilih, siapa figur calon Sekretaris untuk mendampinginya.

Bila calon sekretaris diumunkan dari awal, maka para pemilih akan memiliki pertimbangan sebelum menentukan pilihannya. “Bargaining politik” akan semakin terlihat dinamis jika setiap calon ketua PWI berani sejak pendaftaran dimulai mengumumkan siapa sekretarisnya kalau nantinya terpilih.

PWI Kabupaten Bogor yang diperkirakan memiliki 50 lebih anggota pemilik suara dalam konferensi nanti, akan ada pertimbangan hati dalam melihat sosok yang layak memimpinnya dalam tiga tahun kedepan. Rekam jejak, dan juga profil para kandidat akan menjadi penilaian khusus di hati pemilih. Pastinya akan saling melengkapi bila calon sekretaris diketahui pemilih sedari awal. Dengan kata lain, jika pemilih kurang cocok dengan sosok calon ketua, tapi karena yang cocok didalam hatinya ternyata jadi sekretarisnya, maka kemungkinan besar akan berubah pikiran.

Sekali lagi, PWI Kabupaten Bogor yang begitu seksi, pastinya akan semakin seksi bila dipimpin oleh orang yang pas, yaitu yang paham organisasi serta kebutuhannya dan bisa menyatu dengan seluruh pengurus dan anggota tanpa ada jarak.

Menurut penulis, selain membahas 4 nama yang mulai ada gerak gerik bakal maju sebagai calon ketua PWI dalam konferensi nanti, perlu menjadi pertimbangan juga nama-nama yang berpeluang sebagai calon sekretaris PWI Kabupaten Bogor diantaranya, Dauri, Nay Nur’ain, Saiful Kurniana, Susanto, Basir dan Wiwin Windarto. Atau bisa juga 4 nama calon ketua PWI diatas yang akan saling berpasangan sesuai kesepakatan masing-masing.

Para kandidat calon ketua PWI Kabupaten Bogor, beranikah mengumumkan siapa figur calon Sekretaris dari awal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *