Scroll untuk baca artikel
HomeHukum & Kriminal

Gus Nuril: PGN Pasukan Berani Mati Siap Libas Kelompok yang Menjawil Banser

×

Gus Nuril: PGN Pasukan Berani Mati Siap Libas Kelompok yang Menjawil Banser

Sebarkan artikel ini

 

BogorUpdate.com – Pasca demo didepan Gedung Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) ratusan massa yang membawa bendera kalimat tauhid berdemo di seberang kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/18) dan hal ini membuat Pimpinan Pondok Pesantren Sokotunggal Semarang Jawa Tengah Nuril Arifin Husein atau akrab disapa Gus Nuril geram.

 

Gus Nuril menuturkan, datang ke rumah besar ulama seluruh Indonesia PBNU untuk demo salah besar, memangnya kurang tempat. Kalau rumah kyai itu kumpulan ulama bukan untuk didemo, tapi untuk mengaji.

 

“Kalau butuh uang pulang disangoni dikasih makan tapi kalau datang untuk mendemo maka akan berhadapan dengan patriot-patriot nusantara, Banser, Pagar Nusa dan seluruh yg mencintai Marwah Ulama Nahdlatul Ulama (NU), dan ingat jumlah kami tidak kecil, jumlah kami 97 juta lebih,” ujarnya kemarin.

 

Dia menambahkan, siapapun yang mencoba mengusik rumah besar PBNU, Maka, kami sudah mulai tak sabar (untuk melawan). Kelompok ini perlu diberi pelajaran dan sudah saatnya tabayyun sudah selesai.

 

“Sekali lagi jika datang kerumah besar PBNU dan kurang ajar akan kami hajar. Sudah cukup sabar, kami datang karena cinta kepada Ulama sebagaimana ketika dulu kami membela Gus Dur, kami bukan partisan partai, tapi ulama dan ketika gusdur dihina kami buat pasukan berani mati,” tegasnya.

 

Saat ini ada Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang merupakan reinkarnasi Pasukan Berani Mati era Gus Dur dan Hisbullah di masa lalu. Dan telah bekerjasama dengan Banser dan NU, GP Ansor.

 

“Maka menjawil Banser berarti menjawil diri saya, menjawil Banser berarti mempertaruhkan harkat dan martabat Marwah NU, maka akan kita libas,” pungkas Ketua Umum Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) Gus Nuril. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *