Kemang, BogorUpdate.com – Yayasan Anagata Bangun Bangsa meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kampung Jampang, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/10). Dapur ini menjadi dapur kelima yang telah beroperasi di wilayah Kecamatan Kemang.
Sekretaris Camat (Sekcam) Kemang, Budi Riva, mengatakan bahwa dirinya bersama Danramil, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pihak Puskesmas Jampang, serta kepala sekolah, turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut.
“Dengan beroperasinya dapur SPPG ini, total sudah ada lima SPPG yang aktif di Kecamatan Kemang. Kapasitas dapur ini mencapai 3.000 porsi per hari. Kami berharap kualitas gizi dan higienitas makanan yang disajikan tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya kepada wartawan.
Sementara itu, Ariyanto, perwakilan dari Yayasan Anagata Bangun Bangsa, menjelaskan bahwa hingga kini terdapat 3.023 penerima manfaat, dan kapasitas maksimal dapur dapat mencapai 4.000 penerima manfaat.
“Sekolah yang sudah melakukan kerja sama (MoU) dengan kami ada 19 sekolah, dengan total 3.023 penerima manfaat. Kami juga berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN),” jelas Ariyanto.
Ia menambahkan, struktur pengelola SPPG di lapangan terdiri dari kepala SPPG, ahli gizi, bagian akuntansi, serta perwakilan yayasan sebagai mitra MBG. “Penyaluran makanan direncanakan mulai 3 November mendatang,” imbuhnya.
Ariyanto juga menegaskan bahwa dapur ini beroperasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. “Proses memasak mengikuti petunjuk teknis agar makanan yang dihasilkan higienis, sehat, dan bergizi. Kami juga melibatkan pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas terdekat,” terangnya.
Ia menyebutkan bahwa tenaga dapur melibatkan chef bersertifikat yang memiliki pengalaman di restoran dan hotel. Selain itu, SPPG ini memberikan manfaat luas bagi warga sekitar.
“Penerima manfaat utamanya adalah murid sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dapur ini juga menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 47 orang warga Desa Jampang. Selain itu, keberadaan SPPG turut menggerakkan perekonomian warga melalui kemitraan dengan pelaku UMKM lokal seperti pedagang telur dan ayam,” pungkasnya. (Dyn)
