HomeNewsPeristiwa

Usai Insiden Asap Gas di Pongkor, ANTAM Perkuat Keamanan dan Penegakan K3

Jakarta, BogorUpdate.com – Direktur PT ANTAM Pusat, Untung Budiharto menegaskan akan menindak lanjuti hasil verifikasi lapangan secara menyeluruh terkait beberapa korban insiden yang terpapar kepulan Asap gas monoksida di sekitar wilayah operasional Tambang Emas Pongkor, di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tindak lanjut itu berupa upaya penyelamatan dan evakuasi korban yang ditemukan di area operasional tersebut.

Bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius manajemen dan akan menjadi dasar penguatan pengawasan serta penegakan keselamatan kerja dan keamanan (K3) wilayah tambang.

“Keselamatan manusia adalah prioritas utama. Antam tidak menoleransi aktivitas penambangan ilegal karena berisiko tinggi dan dapat menimbulkan korban. Ke depan, maka kami akan memperketat pengawasan, penegakan K3, serta pengamanan wilayah tambang agar aktivitas ilegal tidak kembali terjadi dan masyarakat tidak lagi menjadi korban,” ujar Direktur Utama PT. Antam Pusat Untung Budiharto, dalam siaran persnya, di Jakarta, pada Senin (19/01/26).

Kendati demikian Untung menambahkan, penguatan pengamanan wilayah tambang akan dilakukan secara terintegrasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait, termasuk peningkatan sistem pemantauan dan pengendalian akses di area IUP.

Menurut Untung, langkah tersebut sejalan dengan komitmen ANTAM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten, khususnya pada aspek keselamatan kerja, perlindungan masyarakat sekitar tambang, serta tata kelola operasi yang bertanggung jawab.

“Penegakan K3 dan keamanan wilayah bukan hanya untuk melindungi operasional perusahaan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat. Tambang ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, bahwa jajaran direksi kedepan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan otoritas terkait dalam penanganan lanjutan.

“Serta mendukung penuh langkah penertiban agar aktivitas penambangan ilegal di sekitar wilayah operasional dapat dihentikan secara permanen,” tukasnya.

Sekadar diketahui, kepulan asap yang membubung di terowongan konsesi kerja PT Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga berasal dari kayu stapling atau penyangga pada area kerja. Saat ini kondisi tambang sudah kondusif. (Abizar)

Exit mobile version