Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Momen Haru di Apel Pramuka Kota Bogor, Dedie Rachim Serahkan Kursi Roda untuk Anindita

×

Momen Haru di Apel Pramuka Kota Bogor, Dedie Rachim Serahkan Kursi Roda untuk Anindita

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Selasa (18/8/2026).

Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyerahkan langsung bantuan kursi roda kepada Anindita Khairinniswa (11), seorang Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) yang tetap aktif dan bersemangat mengabdi.

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Kak Denny Mulyadi. Anindita, siswi kelas 5 SDN Muarasari 2 yang tinggal di Kampung Lebak Sari, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan ini, diganjar penghargaan berupa kursi roda atas ketangguhan serta keaktifannya dalam kegiatan kepanduan meski memiliki keterbatasan fisik.

Saat ditemui usai acara, rasa haru dan bahagia tidak bisa disembunyikan oleh Herlin (39), ibu kandung Anindita. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Bogor serta jajaran Kwarcab Pramuka Kota Bogor atas perhatian nyata yang diberikan kepada buah hatinya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pemberian kursi roda untuk anak saya. Bantuan ini sangat berarti. Saya juga merasa sangat bangga melihat Anindita semakin bersemangat untuk terus mengikuti kegiatan Pramuka di Kota Bogor,” ungkap Herlin dengan mata berkaca-kaca.

Selain penyerahan bantuan bagi Pramuka Berkebutuhan Khusus, apel besar ini juga dirangkaikan dengan penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka, penyerahan Sertifikat Akreditasi Gugus Depan Kwarcab Kota Bogor Tahun 2026, serta pengukuhan Satgas Pelopor Pramuka Peduli.

Suasana perayaan semakin semarak dengan penampilan seni kolosal bertajuk “Pajajaran Sunda” yang dibawakan secara memukau oleh 165 anggota Penggalang dari SMP Zafirah Kota Bogor (Scout Gen ZF), yang diawali pembentangan kain sepanjang 65 meter.

Dalam amanatnya, Kak Dedie A. Rachim juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur dan Sumatra Utara. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi wadah pembentukan karakter yang inklusif, peduli sesama, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Swasembada pangan, kepedulian sosial, dan inklusivitas harus berjalan beriringan. Generasi muda menghadapi tantangan kompleks, dan di sinilah Pramuka hadir membekali karakter. Teknologi memberi kepak sayap, sedangkan karakter memberi arah untuk kebaikan,” tegas Kak Dedie. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *