BOGORUPDATE.COM – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, minta Kapolri Idham Azis segera menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).
“Saya minta kapolri jangan ragu untuk menggunakan hak prerogatifnya dalam menetapkan Kabareskrim yang baru. Jika sudah memilih Kadiv Propam Irjen Sigit sebagai Kabareskrim segera keluarkan Telegram (TR) nya, sehingga tidak terjadi kebingungan di internal Polri,” Pinta Neta S Pane, dalam siaran Pers nya yang diterima Bogorupdate.com, Rabu (20/11/19).
Indonesia Police Watch (IPW) melihat, saat ini terjadi kebingungan di internal Polri karena sudah 20 hari posisi Kabareskrim dibiarkan kosong, sementara kalangan internal Polri mendapat informasi bahwa Presiden Jokowi dan Kapolri Idham Azis sepakat memilih Sigit sebagai Kabareskrim. Tapi anehnya hingga kini TR untuk Kabareskrim tersebut belum juga dikeluarkan.
Informasi yang diperoleh IPW, ada dua ganjalan yang membuat TR Kabareskrim tersebut belum juga dikeluarkan.
“Saya melihat ada dua faktor kenapa Kapolri belum juga mengeluarkan TRnya. Pertama, faktor agama, padahal selama ini sudah beberapa kali Kabareskrim dijabat oleh perwira non Muslim dan yang bersangkutan tidak masalah dalam menjalankan tugas profesionalnya,” Terang Neta S Pane.
“Yang Kedua, faktor usia yang dianggap masih terlalu muda. Kalau soal ini saya rasa tidak masalah. Contohnya Dai Bachtiar dan Tito Karnavian saat diangkat sebagai Kapolri juga dianggap masih terlalu muda tapi keduanya tetap bisa bekerja profesional,” Pungkasnya.
Menurut Neta S Pane, tidak masalah jika preaiden Jokowi dan Idham menunjuk Sigit Jadi Kabareskrim. “Jadi, tidak ada masalah jika Jokowi dan Idham sudah memilih Sigit menjadi Kabareskrim, segera saja keluarkan TRnya. Justru, jika diambangkan selama 20 hari akan muncul berbagai spekulasi yang bisa mengganggu nilai nilai Promoter Polri,” Katanya.
Untuk menyelesaikan masalah ini, kata Neta S Pane, Komisi III DPR perlu memanggil Kapolri Idham Azis dan mempertanyakan, kenapa posisi Kabareskrim dibiarkan kosong selama 20 hari. Dan jika sudah menetapkan Irjen Sigit sebagai Kabareskrim, kenapa TRnya tidak kunjung dikeluarkan.
“Ada apa sesungguhnya di tubuh Polri setelah Idham Azis diangkat sebagai Kapolri. Berbagai pertanyaan ini harus digali Komisi III terhadap Kapolri Idham Azis agar kinerja Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tidak terganggu dan tidak terjadi kebingungan yang berkepanjangan di internal Polri,” Tandasnya. (Wir)
Editor : Endi






