Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Pemkot Bogor Siapkan Kampung Kebon Pedes Jadi Lokasi Studi Tiru Pemerintah Pakistan

×

Pemkot Bogor Siapkan Kampung Kebon Pedes Jadi Lokasi Studi Tiru Pemerintah Pakistan

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Kampung Tematik Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, bakal menjadi lokasi studi tiru delegasi Pemerintah Pakistan bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Rabu mendatang.

Studi tiru tersebut membahas program pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta manajemen pengendalian jumlah penduduk.

Camat Tanah Sareal, Rokib mengatakan, Kampung Kebon Pedes dipilih karena menjadi salah satu perwakilan Kota Bogor yang telah lolos hingga tingkat Provinsi Jawa Barat dan akan maju ke tingkat nasional.

“Kita akan menerima kunjungan dari Pemerintah Pakistan ke Kampung Tematik Kebon Pedes. Kampung ini mewakili Kota Bogor, sudah lolos tingkat kota dan Provinsi Jawa Barat, dan akan maju ke tingkat nasional,” ujar Rokib, Senin (28/9/2026).

Menurut Rokib, karakteristik geografis dan demografis Tanah Sareal juga dinilai memiliki kesamaan sehingga kawasan tersebut dianggap sesuai untuk menjadi lokasi pembelajaran.

“Tanah Sareal ini kecamatan termuda di Kota Bogor, luasnya sekitar 20,60 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 239 ribu jiwa yang tersebar di 11 kelurahan,” katanya.

Rokib menambahkan, perkembangan wilayah Tanah Sareal cukup pesat seiring pembangunan jalan tol dan kawasan perumahan. Namun, persoalan sosial seperti kemiskinan ekstrem masih menjadi perhatian.

“Saat ini masih ada lebih dari 13 ribu warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Kami terus melakukan verifikasi dan pembaruan data desil supaya intervensi bantuan sosial pemerintah bisa tepat sasaran,” ungkapnya.

Di bidang pelayanan, Kecamatan Tanah Sareal juga mencatat capaian tinggi dalam percepatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pada 2025, wilayah tersebut masuk tiga besar terbaik dalam penilaian pelayanan dan tupoksi Pemerintah Kota Bogor.

“Alhamdulillah pada 2025 lalu, Kecamatan Tanah Sareal masuk tiga besar terbaik dalam penilaian pelayanan dan tupoksi, dan mendapat piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor,” tutur Rokib.

Ia menyebut capaian tersebut didukung sejumlah inovasi, seperti Nguriling Lembur, Santuy untuk penataan PKL, serta Wasdalbang yang melibatkan RT dan RW dalam pengawasan pembangunan.

Sementara itu, sejumlah proyek strategis juga disiapkan di Tanah Sareal, termasuk pembangunan SMA Negeri baru di Kayumanis dan Flyover Kebon Pedes.

Rokib mengatakan, konsep Flyover Kebon Pedes kini menggantikan rencana pembangunan underpass dan ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.

“Menurut PUPR, pembangunan flyover akan lebih murah dibandingkan underpass. Kontur tanahnya juga labil dan kalau underpass akan memakan lahan yang lebih luas,” jelasnya.

Terkait isu pemekaran wilayah Tanah Sareal, Rokib menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Memang wacana seperti itu ada, tetapi saya juga belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait soal pemekaran dari pusat. Intinya kami belum menerima keputusan atau instruksi resmi apa pun,” pungkasnya. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *