Cibinong- BogorUpdate.com – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade angkat suara usai dirinya tak hadiri pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi upah pungut yang terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Ketika ditanya alasannya tidak hadir dalam pemanggilan KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi dari kasus dugaan upah pungut, Ade enggan membeberkan alasannya.
Namun, Ade mengaku siap menghadapi tantangan KPK apabila nantinya ada pemanggilan ulang untuk pemeriksaan sebagai saksi.
“Penjadwalan ulang, kita hormati sebuah prosesnya,” ujar Ade kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (28/10/2026).
Terkait waktu pemanggilan ulangnya, kata Jaro, dirinya masih belum mengetahui untuk kapan waktunya.
“Kita masih menunggu, kita sebagai warga negara harus menghormati dan harus taat terhadap sebuah proses,” katanya.
Adapun, lanjut Jaro, dirinya menyerahkan pemanggilan KPK terkait kasus dugaan upah pungut kepada bantuan hukum Pemkab Bogor.
“Untuk siapa-siapanya yang dipanggil nanti komunikasinya dengan bantuan hukum pemerintah daerah,” tutupnya. (Erwin)






