Cibinong, BogorUpdate.com – Jajaran Pemkab dan Pemkot Bogor terus berupaya memaksimalkan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga yang berada di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Seperti diketahui, TPAS Galuga yang dikelola Pemkab dan Pemkot Bogor akan ditutup secara perlahan karena masih menggunakan pengelolaan Open Dumping imbas terjadinya kecelakaan yang memakan korban jiwa beberapa waktu lalu.
Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Agus Budi mengatakan bahwa TPAS Galuga kemungkinan besarnya akan tetap beroperasi hingga rencana Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) resmi diterapkan.
“Insya allah kemungkinan kalau yang lahan lama akan kita tutup dan lahan yang baru akan segera sudah siap, tapi kalau ini ga diperpanjang kita mau buang sampah di mana? Maka, kita minta kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk dilakukan perpanjangan,” ujar Agus Budi kepada wartawan, Rabu, (12/11/2025).
Agus menyebut, saat ini Pemkot Bogor telah menyiapkan lahan baru seluas 6,5 hektar di area TPAS Galuga untuk menghindari overload di tempat yang lama.
“Punya Kota Bogor, kita pinjam pakai. Jadi, nanti sampah yang kita terima atau angkut sampah yang sifatnya residu atau sudah dipilah dan nanti kita usahakan untuk dibuang ke TPAS yang lahan baru,” katanya.
Nantinya, kata Agus, masyarakat diwajibkan melakukan pemilahan terhadap sampah sebelum diangkut oleh pihak DLH.
“Sebelumnya kan ada surat edaran Bupati terkait pengurangan sampah dari hulu ke hilir, kawasan industri dan perumahan wajib melakukan pemilahan atau pengelolaan sampah secara mandiri,” ungkapnya.
Dari hasil sampah yang telah dipilah itu, nantinya akan diproses di lahan yang baru dengan skema PSEL.
Namun, lanjut Agus, skema PSEL tersebut kemungkinan baru bisa terealisasi pada 2027 mendatang.
“PSEL itu kemungkinan berjalan insya allah 2026 bisa pembangunan, dan beroperasi di 2027. Tapi ini masih dalam tahap pembahasan belum clear, mungkin nanti akan dipertajam kembali,” tutupnya. (Erwin)






