Scroll untuk baca artikel
Bogor Raya

Wabup Bogor Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat pada TMMD ke-128 di Cigudeg

×

Wabup Bogor Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat pada TMMD ke-128 di Cigudeg

Sebarkan artikel ini

Cigudeg, BogorUpdate.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menghadiri kegiatan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kecamatan Cigudeg, Jumat (8/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Kegiatan dipimpin Ketua Tim Wasev TMMD ke-128, Brigjen TNI Edi Yusnandar, serta dihadiri jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 061/Suryakancana, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala desa, dan tokoh masyarakat.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor, Jaro Ade menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan pemerataan pembangunan di wilayah terpencil.

“Program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD ke-128, Brigjen TNI Edi Yusnandar, mengapresiasi progres pelaksanaan TMMD yang hingga saat ini telah mencapai lebih dari 59 persen. Ia menilai pemilihan lokasi sasaran di Kecamatan Cigudeg sudah tepat karena menjawab kebutuhan masyarakat akan akses infrastruktur yang lebih baik.

“Pemilihan sasaran pembangunan di wilayah Cigudeg sangat tepat karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pedesaan,” katanya.

Brigjen Edi juga meminta seluruh personel mengoptimalkan sisa waktu pelaksanaan melalui penguatan koordinasi dan reorganisasi personel agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, tertib administrasi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.

“Seluruh hasil pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya.

Program TMMD ke-128 telah berjalan selama 21 hari sejak dibuka pada 22 Maret 2026. Hingga kini, pembangunan fisik utama berupa pengaspalan jalan penghubung Desa Banyuasih dan Desa Tegallega menunjukkan progres yang signifikan. Kehadiran jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama saat musim hujan yang selama ini menyulitkan mobilitas masyarakat.

Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga melaksanakan berbagai program fisik lainnya, seperti pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sarana air bersih, renovasi MCK, renovasi mushala, penghijauan, serta program ketahanan pangan.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, meliputi kesehatan, mitigasi bencana, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga penguatan wawasan kebangsaan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *