Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Pencarian ASN Pemkot Bogor di Cisadane Masuki 30 Jam, Jenal Mutaqin: Belum Membuahkan Hasil

×

Pencarian ASN Pemkot Bogor di Cisadane Masuki 30 Jam, Jenal Mutaqin: Belum Membuahkan Hasil

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung ke lokasi pencarian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Bayu Zulkarnain, yang diduga terjatuh dari jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan ke aliran Sungai Cisadane.

Hingga Jumat (14/8/2026), keberadaan Bayu masih belum diketahui. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Cisadane serta sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

Sekitar 70 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian tersebut. Namun, hingga hampir 30 jam pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Jenal mengatakan, tim SAR masih bekerja di lapangan dan terus berupaya mencari Bayu.

“Tim SAR gabungan total sejumlah 70 petugas sampai detik ini masih belum membuahkan hasil, masih belum ditemukan korban,” kata Jenal saat berada di lokasi pencarian, Jumat (14/8/2026).

Menurut Jenal, pencarian juga dilakukan sembari menggali informasi tambahan dari masyarakat. Salah satu informasi penting berasal dari ditemukannya sepeda motor milik Bayu yang tergeletak di ujung jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan.

“Kita terus gali informasi sambil teman-teman tim SAR terus menyisir. Selama pencarian orang hanyut memang kali ini personel cukup banyak, kita tambah. Kita berharap ada hasil maksimal lebih cepat sambil menunggu informasi lainnya lagi,” ujarnya.

Belum Ada Saksi yang Melihat Korban Terjatuh

Jenal menegaskan, sampai saat ini belum ada saksi yang secara langsung melihat Bayu terjatuh ke Sungai Cisadane.

Informasi yang ditemukan di lokasi baru berupa sepeda motor milik korban yang berada di ujung jembatan.

“Karena ini masih teka-teki, tidak ada saksi langsung yang melihat yang bersangkutan jatuh ke sungai. Jadi hanya motor yang tergeletak di ujung jembatan. Sehingga kami butuh informasi tambahan,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat tim gabungan masih terus mendalami berbagai informasi yang diperoleh dari masyarakat, termasuk keterangan dari saksi yang pertama kali menemukan sepeda motor korban.

Jenal Sambangi Keluarga Korban

Di sela proses pencarian, Jenal juga menyempatkan diri menyambangi keluarga Bayu.

Kedatangannya dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa keluarga korban.

“Saya sambil mau menyambangi keluarga korban, memberikan semangat dan menyampaikan rasa prihatin,” ucapnya.

Jenal mengatakan, apabila pencarian belum membuahkan hasil, pihak keluarga kemungkinan akan membuat laporan orang hilang ke Polresta Bogor Kota.

Laporan tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti oleh jajaran Reskrim untuk membantu proses pencarian dan penyelidikan terkait keberadaan Bayu.

“Kalau memang hasilnya buntu dan hari ini sudah hampir 30 jam pencarian, mungkin pihak keluarga akan membuat laporan orang hilang ke Polresta Bogor Kota untuk ditindaklanjut oleh Reskrim,” kata Jenal.

Meski demikian, operasi pencarian oleh tim SAR tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Pemkot Bogor juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait langkah selanjutnya dalam penanganan kasus tersebut.

“Tapi pencarian oleh tim SAR masih tetap dijalankan dengan SOP dan prosedur yang nanti kita koordinasi dengan pihak kepolisian,” tandasnya.

Hingga Jumat sore, Bayu Zulkarnain masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun terus melakukan penyisiran untuk menemukan titik terang terkait keberadaan ASN Pemkot Bogor tersebut. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *