Cibinong, BogorUpdate.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyiapkan pengembangan layanan bus listrik yang akan menghubungkan wilayah Barat hingga Timur Kabupaten Bogor, pada 2027. Program ini disiapkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan layanan transportasi massal di wilayah Kabupaten Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan konektivitas barat-timur menjadi salah satu prioritas karena jalur tersebut hingga kini belum terlayani transportasi massal secara optimal.
“Yang sedang kita persiapkan memang barat ke timur. Jadi, barat ke timur yang sebenarnya belum ada,” kata Ajat, Jumat (21/8/26).
Menurut Ajat, Pemkab Bogor saat ini mulai menghitung kebutuhan anggaran dan menentukan skema yang paling tepat untuk menjalankan layanan tersebut.
Pemerintah daerah mempertimbangkan penerapan skema Buy The Service (BTS) seperti di Kota Bogor maupun melakukan pengadaan armada secara langsung.
“Kemarin kita sudah mencoba mengkalkulasi, kebijakannya sudah ada, tapi apakah kita mau seperti Kota Bogor, Buy The Service (BTS), atau kita beli,” ujarnya.
Pengembangan transportasi massal ini juga diarahkan untuk mendukung peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan. Meski demikian, besarnya biaya transformasi menjadi salah satu hal yang masih diperhitungkan pemerintah daerah.
“Satu sisi kita ingin memang bertransformasi dari bahan bakar fosil menjadi bahan bakar listrik yang ramah lingkungan. Tapi satu sisi biayanya besar,” kata Ajat.
Ia mengatakan Rudy telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan alokasi anggaran bagi pengembangan layanan transportasi tersebut. Slot anggaran pun telah disiapkan untuk kemudian dibahas dalam pembahasan APBD sesuai kebutuhan dan skema pengoperasian yang dipilih.
“Pak Bupati sudah menginstruksikan kepada kami, ‘Sudah, alokasikan’. Slot-nya sudah ada. Jadi kita sudah menyiapkan, sehingga di pembahasan APBD ketika bergeser, oke, jadi,” ujarnya.
Selain konektivitas barat-timur, Pemkab Bogor juga terus mendorong integrasi transportasi regional dengan wilayah DKI Jakarta melalui kerja sama antardaerah.
Pemkab Bogor juga tengah mengukur daya tarik Cibinong sebagai tujuan perjalanan masyarakat. Hal ini dilakukan agar Cibinong tidak hanya menjadi kawasan yang dilintasi masyarakat menuju destinasi lain, seperti kawasan Puncak.
Menurut Ajat, tingkat kunjungan dan pergerakan masyarakat menuju Cibinong akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun rancangan jaringan transportasi ke depan.
Sebelumnya, Pemkab Bogor telah menguji coba layanan bus listrik pada koridor Bojonggede-Sirkuit Sentul-Sentul City. Sejumlah koridor baru juga masih terbuka untuk dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan transportasi publik di Kabupaten Bogor.








