Cibinong, BogorUpdate.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) masuk dalam rencana pembangunan 2027. Flyover tersebut diproyeksikan menghubungkan Jalan Tegar Beriman dengan kawasan Bomang.
Rudy Susmanto mengatakan pembangunan flyover menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat konektivitas wilayah Bojonggede, Kemang hingga Parung dengan pusat pemerintahan di Cibinong.
“Untuk Bomang dimulai 2027. Berdasarkan DED, perencanaan pembangunan Flyover Bomang kurang lebih hampir Rp150 miliar,” kata Rudy dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Sabtu (22/8/26).
Ia menjelaskan, keberadaan flyover akan memberikan akses yang lebih langsung bagi masyarakat dari Bojonggede, Kemang dan Parung menuju Jalan Tegar Beriman.
“Sehingga aksesibilitas masyarakat dari mulai Bojonggede, Kemang, Parung yang terhubung dengan jalur Tegar Beriman tidak perlu melingkar melalui Tol Sentul. Jadi aksesnya bisa langsung,” ujarnya.
Menurut Rudy, pembangunan Flyover Bomang akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemkab Bogor akan bertugas menyiapkan kebutuhan lahan, sementara pembagian kewenangan dalam pembangunan infrastruktur akan dikoordinasikan bersama Pemprov Jawa Barat.
Rudy menyebut sejumlah tahapan telah disiapkan, mulai dari penetapan lokasi, appraisal hingga pembebasan lahan. Untuk pembangunan fisik, mekanismenya masih akan ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Nanti mekanismenya Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan menentukan apakah pembangunan infrastrukturnya dilaksanakan multi-years atau pembangunan infrastrukturnya dimulai dan dituntaskan 2027,” kata Rudy.
Sebelum flyover dibangun, Pemkab Bogor juga menyiapkan dua jembatan strategis di ruas Bomang, yakni Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan.
Kedua jembatan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembukaan konektivitas Jalan Bomang sebelum nantinya tersambung dengan Jalan Tegar Beriman melalui pembangunan flyover.
Rudy menegaskan peningkatan konektivitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas masyarakat. Menurutnya, terbukanya akses antarkawasan juga dapat menjadi pendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor.
“Pada saat konektivitas dan aksesibilitas masyarakat terbuka, semua wilayah saling terhubung, kita memiliki harapan besar, potensi besar, peluang besar, pemerataan pembangunan dan pergerakan ekonomi akan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Flyover Bomang sebelumnya telah dimasukkan Pemkab Bogor sebagai salah satu pekerjaan strategis untuk tahun anggaran 2027. Proses pengadaan proyek tersebut direncanakan mulai melalui mekanisme tender dini pada akhir 2026.











