
BogorUpdate.com – Insan pers atau disebut sebagai wartawan harus kembali tercoreng dengan segelintir oknum yang kerap membuat kegaduhan di lingkungan sekolah, seperti yang terjadi SMAN 10 Kota Bogor.
Menurut pengakuan Humas SMAN tersebut, Julita menyebut, jika pihaknya merasa kesal terhadap beberapa oknum yang mengaku wartawan yang datang ke tempatnya bertugas hanya untuk meminta uang. Menurutnya, hal ini tentu berdampak pada citra rekan wartawan yang sejatinya benar-benar menjalankan tugas jurnalistiknya sesuai tupoksi.
“Saya bingung, kok ada oknum wartawan datang ke sekolah hanya untuk meminta-minta uang, apa mereka tidak punya bekal dari perusahaan dengan menjalankan tugas fungsi sebagai pemberi informasi kepada masyarakat luas,” ujar Julita ketika ditemui Bogorupdate.com dikantornya, Jumat (4/1/19).
Ia melanjutkan, kedatangan beberapa oknum wartawan ini tiap hari terus berdatangan dengan jumlahnya yang terus bertambah. Julita juga menyebut, atas perilaku oknum ini tentu sangat memalukan bagi profesi wartawan yang benar-benar menjalankan tugasnya sesuai UU Pers yang berlaku.
“Masa iya seperti itu tugasnya, datang ke sekolah dan meminta uang. Terlebih berita yang dijanjikan tidak pernah ada juga koranya. Saya tunggu-tunggu juga berita dan koranya saja tidak ada. Jadi saya dan pihak sekolah terkadang suka binggung menanganinya,” aku dia. (Agus Bagdja)
Editor : Tobing







