Lifestyle, BogorUpdate.com
Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) sebagai gerakan independen sangat diharapkan publik tetap kritis dan membela kepentingan publik. Pemerintahan bersih dan pelayanan rakyat yang maksimal tetap menjadi agenda utama kedepan sejak Tahun 2007 berdiri, GR2B terus bergerak
Harry Ara, Ketua Dewan Pembina GR2B menyesalkan dan kecewa pada kepemimpinan Mulia-Dede yang telah di regenerasi. “Saya terakhir melihat gerakan mereka pada saat kebakaran kampung gudang sekitar 3 tahun lalu, setelah itu GR2B bagai ditelan bumi,” Ujar Harry Ara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/20).
“Bersyukur masih ada group media sosial GR2B masih bisa ada wadah dialog, namun di medsos pun harus ada yang organisir. GR2B sebagai lokomotif aspirasi rakyat harus lebih dipotensialkan dan terarah pada perubahan yang lebih baik. Jangan sampai rezim di Bogor membuat gerakan tidak kritis, kita harus bersatu mendobrak,” Tambahnya.
Oleh karena itu, kata Harry Ara, dirinya mengajak untuk bersama menghadirkan yaitu para pemuda yang revolusioner. “Mari kita panggil kembali pemuda-pemuda terbaik di republik ini untuk melanjutkan Revolusi di Bogor dan Indonesia. GR2B ke depan diharapkan lebih kreatif berani, dan mendukung gerakan anti korupsi termasuk korupsi masa lalu yang belum terungkap,” Tegasnya.
Lebih lanjut, Harry Ara menekankan bahwa GR2B akan terus bergerak bersama rakyat mengisi kemerdekaan ini dan mengawal Bogor tercinta, baik di Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor.
“Ya saya kira kalau pemuda tidak punya mental dan semangat atau spirit yang jelas ya tidak mungkin punya energi menggerakan GR2B ini. Semoga nahkoda baru GR2B mampu “Berlayar” dengan kapal yang berisi kepentingan rakyat utamanya kepentingan rakyat kecil,” Pungkas Harry Ara dengan nada keras. (Ha/end)
Editor : Endi






