Kota Bogor, BogorUpdate.com – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor resmi menutup rangkaian perayaan Milad ke-65 (1961-2026) melalui acara puncak bertajuk ‘Funday’ di Taman Ekspresi, Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Sabtu (1/8/2026), yang diikuti oleh para civitas akademika hingga alumni.
Momentum perayaan ini tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga peluncuran program ‘Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi’ guna memfasilitasi warga Kota Bogor yang kurang mampu.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Mujahidin, mengungkapkan bahwa program ini lahir dari keprihatinan atas rendahnya Angka Partisipasi Murni (APM) perguruan tinggi di Kota Bogor yang baru menyentuh angka 20 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara maju yang mencapai 80 persen.
“Kita tidak bisa bergantung sepenuhnya kepada pemerintah. Kita harus menggerakkan potensi masyarakat untuk bisa membantu saudara-saudara kita yang kebetulan tidak mampu secara ekonomi. Kegiatan ini menjadi momentum pertama untuk saling membantu memfasilitasi pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Prof. Mujahidin.
Terkait mekanismenya, UIKA saat ini tengah menyeleksi 116 warga Kota Bogor yang telah mengajukan diri. Pihak kampus akan memprioritaskan penyaluran melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah agar mahasiswa mendapatkan bantuan uang saku.
“Sedangkan untuk jalur ‘Orang Tua Asuh’, mahasiswa dibebaskan dari uang kuliah (SPP) saja. Yang penting mereka bisa kuliah terlebih dahulu. Mengingat mereka warga Kota Bogor, biaya transportasinya terjangkau, tinggal di rumah masing-masing, dan makan bisa bawa bekal. Harusnya pendidikan mereka bisa selesai,” jelasnya.
Selain program pendidikan gratis, UIKA juga resmi meluncurkan ‘UIKA Travel’. Biro perjalanan ini tidak hanya melayani ibadah umrah, tetapi secara khusus memfasilitasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang internasional ( internship ) mahasiswa ke Makkah dan Madinah, yang sudah rutin berjalan sejak empat tahun terakhir.
UIKA juga mendapat dukungan penuh dari legislatif. Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa pendidikan tinggi adalah hak semua warga negara, bukan hanya milik kalangan menengah ke atas.
“Kita mendukung penuh visi besar dan mulia dari UIKA supaya pemerataan pendidikan itu benar-benar terjadi. Ini adalah momentum konsolidasi kekuatan UIKA yang harus bersinergi dengan pemerintah. Kita meminta Pemkot Bogor men-support penuh gerakan ini,” ujar Safrudin.
Acara puncak ‘Funday’ ini dibuka langsung Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersmaa Sekda Kota Bogor, Deny Mulyadi dan berlangsung meriah sejak pagi hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Jalan Sehat yang mengambil rute dari Balai Kota Bogor menuju Taman Ekspresi Sempur. Selain itu, warga juga disuguhkan dengan Bazar UMKM, berbagai hiburan, pembagian doorprize, hingga pengundian grandprize berupa paket ibadah umrah. (Abizar)












