Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHukum & Kriminal

GR2B Desak Kejati Jabar Investigasi Dugaan Penyimpangan Proyek RSUD Leuwiliang

×

GR2B Desak Kejati Jabar Investigasi Dugaan Penyimpangan Proyek RSUD Leuwiliang

Sebarkan artikel ini

Foto Harry Ara, Ketua Dewan Pembina GR2B

Hukum & Kriminal, BogorUpdate.com
Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) walau mengecam tindakan anarkis oknum penegak PERDA pada peserta aksi damai pada Kamis (17/9/2020), namun GR2B tidak mau kehilangan fokus pada substansi aksi.

Menurut Ketua Dewan Pembina GR2B, Harry Ara mengatakan terlepas dari aksi kekerasan tetap juga fokus akan dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Leuwiliang. “Ya, mungkin rekan-rekan bisa pararel untuk laporan kekerasan pada aksi damai silahkan di laporkan. Namun untuk dugaan tindak korupsinya harus segera juga dilaporkan,” ujar Harry Ara dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/20).

Harry Ara mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan atas dugaan korupsi RSUD Leuwiliang tersebut. “Sikap GR2B jelas, berharap dan mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dapat langsung menurunkan tim investigasinya terkait dugaan penyimpangan pada pembangunan RSUD Leuwiliang,” pintanya.

“Sambil berjalan, Polres Bogor dapat segera memeriksa oknum satpol PP tersebut. Masyarakat Indonesia sudah banyak tau kejadian ini, jika tidak di proses maka akan menjadi preseden buruk komitmen Negara demokrasi pasca Reformasi 1998. Termasuk proses dugaan korupsinya saya kira penegak hukum tingkat provinsi atau Kejati yang lebih pas langsung membidik ini,” tutup Harry Ara yang juga putra kelahiran Bogor ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *