Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Seleksi Paskibraka Kabupaten Bogor Diikuti 120 Siswa Siswi SMA se-Derajat

×

Seleksi Paskibraka Kabupaten Bogor Diikuti 120 Siswa Siswi SMA se-Derajat

Sebarkan artikel ini

Cibinong, BogorUpdate.com
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor melaksanakan seleksi kepada 120 siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, untuk dijadikan sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Indonesia.

Seleksi sendiri menurut Kasie Pengembangan Pemuda Acep Hasbullah, dibagi menjadi 2 gelombang seleksi. “Masing-masing gelombang kita bagi menjadi 60 peserta seleksi. Dan gelombang pertama sudah dilaksanakan minggu lalu. Pesertanya sendiri merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor,” tutur Acep kepada wartawan, Selasa (30/03/21).

Dari seleksi tersebut, masih kata Acep ada beberapa tahap yang harus ditempuh oleh para peserta. Diantaranya yaitu samapta, kesehatan, pelatihan baris berbaris, parade, psikotes, pengetahuan umum, wawancara kebangsaan serta kesenian.

“Semua tahapan ini harus ditempuh oleh seluruh peserta. Untuk tes kesenian sendiri adalah tes tambahan yang diberikan oleh para juri, untuk melihat bakat terpendam dari seluruh peserta,” kata Acep.

Dari hasil seleksi tersebut, hanya akan ada 36 orang saja yang terpilih. Dan 3 orang yang meraih tiga terbaik yakni 2 putri dan 1 putra, akan menjadi wakil bagi Kabupaten Bogor untuk berkompetisi di tingkat provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan menyatakan meskipun seleksi tersebut memang menjadi agenda rutin. Namun, dikarenakan kondisi yang masih dalam pandemi covid-19, membuat pihaknya harus membagi seleksi menjadi dua gelombang.

“Kita tetap menjalankan standar prosedur kesehatan (prokes) terhadap seleksi ini. Dan para peserta juga sudah melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum mengikuti seleksi,” beber Bambang.

Dirinya pun berharap, peserta paskibraka yang terpilih bisa membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan tugasnya sebagai pengibar bendera di acara-acara peringatan hari nasional.

“Nyawa dari upacara bendera HUT RI itu ada didiri pasukan pengibar bendera ini. Jadi, kami sudah harus menyiapkan mereka sejak jauh-jauh hari untuk meminimalisir kesalahan ketika mereka menjalankan tugasnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

(Ir/Bing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *