Cibinong, BogorUpdate.com – DPD Pemuda LIRA Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, dewasa, dan objektif dalam menyikapi dinamika persoalan hukum yang tengah menjadi perhatian publik.
Ketua Umum DPD Pemuda LIRA Kabupaten Bogor, Muhamad Iqbal Al Afghany, mengatakan proses hukum harus ditempatkan sebagai mekanisme yang memiliki aturan serta tahapan yang jelas. Karena itu, seluruh pihak diminta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap tenang dan tidak mudah terbawa oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Proses hukum memiliki mekanisme sendiri. Mari kita hormati proses tersebut dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya secara profesional,” ujar Iqbal, Kamis (3/9/26).
Menurutnya, sikap kritis masyarakat tetap penting sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kritik dan pengawasan publik harus dibangun berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan asumsi, potongan informasi, maupun narasi yang belum terverifikasi.
“Kritis itu penting, tetapi tenang juga penting. Kita boleh bertanya, boleh menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai ruang publik justru menjadi tempat berkembangnya prasangka. Kalau ada informasi yang belum jelas, mari kita tunggu proses dan klarifikasi dari pihak yang berwenang,” jelasnya.
Pemuda LIRA Kabupaten Bogor juga mengingatkan agar persoalan hukum tidak dijadikan bahan pertentangan antarkelompok maupun kepentingan politik. Menurut Iqbal, Kabupaten Bogor memiliki masyarakat yang besar dan beragam sehingga ketenangan sosial dan kepercayaan publik harus dijaga bersama.
Ia menilai pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sipil memiliki peran masing-masing yang dapat berjalan secara berdampingan.
“Kami tidak ingin persoalan yang sedang berkembang justru membuat masyarakat Kabupaten Bogor terpecah. Pemerintah memiliki tanggung jawab menjalankan pemerintahan, aparat penegak hukum memiliki tugas menegakkan hukum, dan masyarakat sipil memiliki peran melakukan pengawasan secara konstruktif. Semua bisa berjalan berdampingan,” katanya.
Pemuda LIRA menyatakan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mendukung aparat penegak hukum agar dapat menjalankan tugas secara profesional dan independen.
Di sisi lain, Iqbal menilai transparansi dan komunikasi publik tetap diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Informasi yang memang dapat disampaikan kepada publik, menurutnya, sebaiknya disampaikan melalui mekanisme dan sumber resmi agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
“Kepercayaan publik dibangun bukan hanya melalui proses hukum yang berjalan, tetapi juga melalui komunikasi yang baik. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat memberikan informasi yang proporsional dan tidak menimbulkan kegaduhan. Masyarakat Kabupaten Bogor berhak mendapatkan ketenangan sekaligus informasi yang dapat dipercaya,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan media sosial sebagai satu-satunya rujukan dalam mengambil kesimpulan terkait suatu persoalan hukum. Setiap informasi perlu dilihat secara utuh, dikonfirmasi, dan ditempatkan sesuai konteksnya.
Menurut Pemuda LIRA, kritik dan pengawasan publik tidak harus berujung pada pertentangan. Kritik dapat menjadi masukan, pengawasan dapat menjadi pengingat, sementara proses hukum tetap menjadi mekanisme untuk menemukan kebenaran berdasarkan fakta dan alat bukti.
Karena itu, DPD Pemuda LIRA Kabupaten Bogor mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi daerah tetap kondusif dengan tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tidak memberikan penghakiman sebelum adanya kepastian hukum.
“Kami ingin Kabupaten Bogor tetap kondusif. Mari kita percayakan proses hukum kepada institusi yang memiliki kewenangan, sambil tetap menjaga budaya kritis dan kepedulian terhadap kepentingan publik. Tidak perlu saling menyerang. Tidak perlu saling mencurigai. Kita tunggu prosesnya, kita hormati hukumnya, dan kita jaga persatuan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Iqbal.
DPD Pemuda LIRA Kabupaten Bogor menegaskan akan terus mengambil bagian dalam kehidupan demokrasi secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.
Hormati proses hukum, saring informasi, dan jaga persatuan. Sebab, kepentingan masyarakat jauh lebih besar daripada kepentingan siapa pun.






