Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Kembali Kucurkan Biaya Miliaran Untuk Taman, Kebijakan Pemkot Diprotes

×

Kembali Kucurkan Biaya Miliaran Untuk Taman, Kebijakan Pemkot Diprotes

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor – Bogor Update

Tidak akan lama lagi Kota Bogor akan memiliki Taman Kota baru. Rencananya Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor pada Bidang Pertamanan akan merubah lapangan yang berada di Jalan Manunggal, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, menjadi sebuah taman.

Revitalisasi lapangan yang kerap dijadikan tempat bermain sepak bola dan juga area panahan ini lebih kepada menata ulang estetikanya dan layout menjadi lebih Indah.

“Jadi lapangannya akan dipercantik tanpa merubah fungsinya dan tetap bisa dipakai untuk latihan sepak bola bagi pemula atau remaja dan juga panahan,” ujar Kepala Bidang Pertamanan Disperumkim Kota Bogor Agus Gunawan, dalam siaran pers yang dikirim Humas Setda Kota Bogor kemarin.

Tidak sekedar mempercantik, lanjut Agus, dengan anggaran revitalisasi sebesar Rp1 Miliar taman tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas.

Seperti jogging track, tribun, tempat ganti, toilet, arena tempat bermain anak hingga dibuatkan zona Pedagang Kaki Lima (PKL) khusus kuliner. Pembangunan akan dimulai setelah proses lelang selesai sekitar April atau Mei.

“Kami juga akan membentuk paguyuban dari masyarakat sekitar sebagai pengelola Taman Manunggal yang betugas untuk membuat penjadwalan,” imbuhnya.

Agus menuturkan, di 2018 ini Taman Sempur juga akan kembali direvitalisasi. Revitalisasi ini dilakukan hanya pada bagian jogging tracknya menjadi lintasan atletik. Sehingga yang awalnya menggunakan batu kerikil akan diganti dengan bahan rubber sintetik berwarna biru.

“Mungkin akan mulai di April sampai Agustus dengan anggaran Rp2,3 Miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak hanya dua taman tersebut yang direvitalisasi ada pula beberapa pembangunan taman baru di pemukiman. Mulai dari taman lingkungan Gang Kelor, taman bermain anak Perumahan Villa Tajur Indah, taman lingkungan Sukasari, taman Calincing, taman jalur jalan Lawang Gintung.

Selain itu juga jalur hijau perumahan Lippi Tajur, ruang terbuka hijau Kedung Halang, taman fasum perumahan Graha Indah, taman bermain anak Ciwaringin dan taman Panaragan.

“Semuanya memakai dana APBD. Jika di total anggaran revitalisasi taman 2018 mencapai Rp4,6 Miliar, sementara anggaran perawatan taman se-kota Bogor selama satu tahun Rp4,1 Miliar,” sebut Agus.

Atas rencana ini, Ketua GP Ansor Kota Bogor Rachmat Imron Hidayat angkat suara. Menurutnya, sebaiknya anggaran-anggaran tersebut dialihkan untuk hal lebih penting lagi.

Ia menilai, sekadar mempercantik sebuah tempat dimana ujungnya akan menjadi tidak terawat seperti yang sudah-sudah.

“Lihat saja beberapa taman yang sudah dibangun menggunakan dana yang besar. Tapi, kondisinya ada yang tidak terawat meski memiliki anggaran untuk pemeliharaan,” tekan dia.

Rommy, sapaan akrab Rachmat ini mengimbau, jajaran DPRD Kota Bogor agar main setuju saja dengan permohonan anggaran untuk membangun taman atau merevitalisasi taman yang sudah ada.

“Lihat saja, masih banyak di bidang infrastruktur yang membutuhkan kucuran dana untuk perbaikannya, dibanding membangun taman seperti yang sudah-sudah,” pungkasnya. (As)

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *