Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPolitik

Anggota DPRD Arif Rochmawan Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Potongan Video Demo Jalur Tambang

×

Anggota DPRD Arif Rochmawan Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Potongan Video Demo Jalur Tambang

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan. (Bogorupdate)

Cibinong, BogorUpdate.com – Ramainya komentar negatif di media sosial terkait video aksi demonstrasi jalur tambang yang menyeret nama Bupati Bogor dinilai sebagai bentuk penggiringan opini melalui potongan video yang tidak utuh.

Di tengah semangat Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melakukan penataan dan pembangunan wilayah, muncul sejumlah narasi di media sosial yang seolah menggambarkan Bupati Bogor tidak mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait penataan jalur tambang.

Padahal, jika video tersebut disaksikan secara utuh, Bupati Bogor secara jelas menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah provinsi, khususnya mengenai tambang yang memiliki izin resmi.

“Tolong buka kembali tambang yang berizin. Kami masyarakat Bogor siap diatur dengan ketentuan pemerintah provinsi dan masyarakat Bogor siap menjaga lingkungan bersama-sama,” demikian pernyataan Bupati Bogor dalam video lengkap tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berkembang di media sosial.

“Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh potongan video yang tidak utuh dan narasi yang sengaja digiring di media sosial. Kalau kita lihat secara lengkap, apa yang disampaikan Pak Bupati sangat jelas, yaitu mendukung penataan tambang yang legal dan mengikuti aturan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bahkan beliau menegaskan masyarakat Bogor siap menjaga lingkungan bersama-sama,” ujarnya.

Arif menilai, pernyataan Bupati Bogor justru menunjukkan adanya semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun daerah.

“Ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun daerah. Jadi sangat disayangkan kalau ada pihak-pihak yang justru mencoba memecah belah dengan membuat opini seolah-olah ada pertentangan,” katanya.

Selain itu, akun-akun yang ramai memberikan komentar negatif di media sosial juga disebut didominasi akun anonim atau akun palsu yang tidak merepresentasikan masyarakat Kabupaten Bogor secara umum.

“Masyarakat Kabupaten Bogor hari ini sudah cerdas. Jangan mudah percaya pada potongan video atau komentar akun-akun anonim yang belum tentu mewakili suara masyarakat sebenarnya. Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tambahnya.

Semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun daerah, diharapkan tetap terjaga demi kepentingan masyarakat luas.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpancing oleh potongan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *