Bogorupdate.com – Kurang lebih lima bulan AKBP Muhammad Joni memegang tongkat Komando Polres Bogor, AKBP Joni pun mendapat promosi menjadi Wakil Direktur (Wadir) Pamobvit Polda Metro Jaya, penggantinya AKBP Roland Ronaldy yang sebelumnya menjabat Kapolres Cirebon Kota. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/385/II/KEP./2020 tertanggal 3 Februari. Lepas Sambut dilakukan di Mako Polres Bogor, Sabtu (22/02/20).
Dalam keterangannya, Joni mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada anggota dan warga Kabupaten Bogor.
“Saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya selama saya memimpin Polres Bogor. Kenangan memimpin wilayah hukum polres Bogor ini, sangat berkesan,” ucap ulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999 ini.
Seperti di ketahui Joni mengawali karirnya berdinas di Polda Sumatra Utara. Di Polda Sumatra Utara Joni mengemban tugas selama 6 tahun. Rata-rata di bidang Reserse Kriminal (Reskrim).
Setelah di Polda Sumut, Joni kemudian berdinas di Jakarta, Papua, dan daerah lainnya. Di Polda Jawa Barat, Joni sempat beberapa kali berpindah Jabatan. Jabatan terakhir sebagai Kapolres Subang dan kemudian dipercaya memegang tongkat komando Polres Bogor.
Baru beberapa bulan menjabat, sudah banyak kasus yang di pecahkan Pria kelahiran Palembang ini, salah satu kasus yang menghebohkan publik adalah Pengungkapan Kasus Kawin Kontrak di kawasan puncak Kabupaten Bogor. Fenomena kawin kontrak menjadi sisi gelap lain, selain prostitusi di kawasan Puncak. Joni berhasil menekan angka perdagangan orang di Indonesia dengan berkedok Prostitusi yang dihalalkan.
Pengungkapan Kasus Kawin Kontrak di kawasan puncak Kabupaten Bogor itu mendapatkan apresiasi dari Bupati Bogor Ade Yasin.
Saat terjadi bencana alam di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Joni pun dengan sigap membantu dan mengevakuasi korban bencana.
Bahkan Joni berhasil menindak 2 orang warga Desa asal Banyu Resmi Kecamatan Cigudeg yang di tenggarai sebagai pelaku tindak pidana pertambangan illegal. Mereka tertangkap sedang beroperasi di lubang gurandil (galian emas liar).
Joni pun berkoordinasi dengan berbagai pihak menemukan dan menutup puluhan lubang penambangan emas tanpa izin (PETI) yang berada di Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor.
Terpisah, Ketua PWI Kabupaten Bogor, H.Subagio mengatakan agar Kapolres yang baru bisa malanjutkan program Kapolres sebelumnya dan bisa bersinergi dengan rekan-rekan media.
“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas AKBP Roland Ronaldy. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Polres Bogor bisa bersinergi dengan rekan-rekan wartawan terkait keterbukaan informasi publik. Apalagi dalam 7 program kerja Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, salah satu nya pemantapan manajemen media,” Pintanya. (Wd)
Editor : Endi






