Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Alhamdulillah! Rumah Ibu Anisah di Kemang Akhirnya Dibedah, Tinggal Bersama Cucu Yatim

×

Alhamdulillah! Rumah Ibu Anisah di Kemang Akhirnya Dibedah, Tinggal Bersama Cucu Yatim

Sebarkan artikel ini

Kemang, BogorUpdate.com – Kebahagiaan terpancar dari wajah Ibu Anisah (50), warga Gang Masjid RT 05/06, Desa Jampang, Kecamatan Kemang.

Setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan, akhirnya rumahnya mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program Mandiri Amal Insani (MAI), Minggu (12/7/2026).

Ibu Anisah mengungkapkan, dirinya tinggal bersama lima orang anggota keluarga, termasuk dua cucunya yang memiliki kondisi memprihatinkan.

“Ada lima orang yang tinggal di rumah ini, termasuk dua cucu saya. Yang satu yatim dan satu lagi yatim piatu. Suami saya penjaga SDN Jampang 01, saya juga bantu-bantu bersih-bersih di sekolah,” ujarnya.

Selama 16 tahun tinggal di rumah tersebut, Anisah belum mampu melakukan renovasi. Kondisi rumah yang sudah lapuk kerap membuatnya khawatir, terlebih saat hujan turun.

“Kalau hujan bukan cuma bocor, tapi bisa banjir. Apalagi kalau disertai angin, saya selalu was-was,” katanya.

Ia pun tak kuasa menahan rasa syukur ketika akhirnya bantuan datang.

“Alhamdulillah rumah ini akhirnya dibedah. Terima kasih kepada MAI dan Pak Ustad Cahyadi. Semoga semua yang membantu mendapat pahala dari Allah SWT,” ucapnya haru.

Ketua Yayasan Bina Sejahtera An-Nahdoh, Cahyadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dengan MAI. Saat ini proses renovasi dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar.

“Target pengerjaan sekitar satu bulan. Kondisi rumah sebelumnya sudah sangat memprihatinkan, bahkan untuk tidur pun penghuni harus di teras karena bagian dalam sudah rapuh dan kayunya lapuk dimakan usia,” jelasnya.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat lain yang membutuhkan.

“Insya Allah ke depan kami akan terus melanjutkan renovasi rumah warga yang rusak. Semoga membawa keberkahan dan rahmat dari Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Bank Mandiri, Dika, menyampaikan bahwa program MAI menyasar masyarakat dhuafa di berbagai wilayah.

“Saat ini di Desa Jampang ada satu titik. Mudah-mudahan ke depan bisa menjangkau desa-desa lain. Program ini memang ditujukan untuk fakir miskin, dengan sumber dana dari zakat dan infak,” tutupnya. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *