Caleg Dapil 2 Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin. (BU)
Gunung Putri, BogorUdpate.com – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bogor, Daerah Pemilihan (Dapil) II (2) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Junaidi Samsudin meraih 24.792 suara pribadi, dan menjadi top skor peraih suara terbanyak dari semua caleg se dapilnya.
Besarnya perolehan suara Junaidi Samsudin atau yang akrab disapa Junsam ini tak lepas dari aktifnya para relawan bernama Sukarelawan Junaidi Samsudin (Sujud’s) yang dibentuknya jauh sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung.
“Suara yang saya dapat ini buah perjuangan dari relawan Sujud’s dan timses lainnya, juga para tokoh yang mendukung saya. Tak lupa dukungan masyarakat, yang menginginkan saya mewakili suaranya di parlemen,” ujar Junsam, Jumat (8/3/24).
Padahal diketahui, pertarungan di Dapil 2 yang meliputi 7 Kecamatan, yakni Gunung Putri, Klapanunggal, Cileungsi, Jonggol, Sukamakmur, Cariu dan Tanjungsari, terbilang sengit, karena hampir semua incumbent mencalonkan diri lagi.
Hasil rekaputulasi KPU Kabupaten Bogor, Partai Gerindra harus kehilangan 1 kursi di pesta demokrasi kali ini. Dari semula mendapat 3 kursi pada Pileg 2019, kini hanya menyisakan 2 kursi. Satu petahana yakni Adi Suwardi tergerus oleh caleg pendatang baru dari partai lain.
Namun begitu, 2 petahana dari Partai berlambang kepala burung garuda itu tetap terselamatkan. Bahkan salahsatunya menduduki suara tertinggi atau peringkat 1 di partainya yakni, Ansori Setiawan dengan total suara 24.537.
Sementara kursi kedua Gerindra didapatkan oleh Beben Suhendar dengan raihan suara pribadi 15.188. Namun Beben bukan berada di peringkat kedua, dia harus bertengger di kursi ke-7 karena masih ada peraih suara terbanyak jika digabungkan dengan suara keseluruhan.
Kursi ke-2 diraih oleh Partai PKS yakni Sulaeman dengan suara pribadi 16.037. PKS berhasil mengamankan 2 kursi untuk kedua kalinya. Karena masih tersisa suara keseluruhan dan dibagi dengan sistem Sainte Lague. Kursi kedua PKS diraih oleh Achmad Fathoni dengan total suara pribadi 15.429.
Kursi ketiga diduduki oleh petahana Golkar yakni Amin Sugandi dengan suara pribadi 18.736. Disusul oleh Muad Khalim dengan total suara pribadi 19.863.
Di kursi ke-5 ada pendatang baru yang juga pernah menjabat anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2019, yakni Junaidi Samsudin. Sekjen PPP Kabupaten Bogor itu menjadi peraih suara terbanyak di Dapil 2 dengan torehan suara pribadi 24.792.
Peraih suara tertingi 6 datang juga dari pendatang baru yakni Candra Kusuma 9.284 dari Demokrat, disusul Beben Suhendar Gerindra di Kursi ke-7.
Untuk kursi ke-8 diduduki oleh PKB yang juga merupakan partai baru dari Dapil 2. Karena pada pileg 2019 lalu, PKB tidak mendapatkan kursi dari Dapil 2 ini. Di pemilu 2024 ini PKB bisa melenggangkan kadernya yakni Nunur Nurhasdian dengan suara 6.791 dan dibantu suara partai dan keseluruhan hingga bisa mendapatkan kursi.
Selain PKB, Nasdem juga berhasil membawa perwakilannya melenggang ke Kursi DPRD Kabupaten Bogor yakni Rudi Sabana dengan total suara pribadi 6.469. Kursi terakhir atau ke-10 diduduki oleh punggawa PKS yakni Achmad Fathoni.
Berikut peraih Kursi Dapil 2 DPRD Kabupaten Bogor Periode 2024-2029 dengan total suara keseluruhan:
1. Ansori Setiawan (Gerindra) 118.581 suara
2. Sulaeman (PKS) 71.901 suara
3. Amin Sugandi (Golkar) 70.321 suara
4. Muad Khalim (PDIP) 64.357 suara
5. Junaidi Samsudin (PPP) 52.003 suara
6. Candra Kusuma (Demokrat) 50.429 suara
7. Beben Suhendar (Gerindra) 39.527 suara
8. Nunur Nurhasdian (PKB) 35.569 suara
9. Rudi Sabana(NasDem) 27.602 suara
10. Achmad Fathoni (PKS) 23.967 suara.












