Kota Bogor, BogorUpdate.com – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Kak Denny Mulyadi, resmi melantik Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) serta Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka Tanah Sareal Masa Bakti 2025-2029.
Acara pelantikan berlangsung khidmat di Aula Yayasan Tarbiyatusshibyan, Jalan Kayumanis, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Kamis (30/7/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Kak Maesuroh resmi dikukuhkan sebagai Ketua Kwarran Pramuka Tanah Sareal yang baru, sementara Camat Tanah Sareal, Kak Rokib, dilantik sebagai Ketua Mabiran Tanah Sareal.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kota Bogor, Kak Denny Mulyadi, memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus periode sebelumnya dan berharap kepengurusan baru ini membawa semangat segar bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Tanah Sareal.
Kak Denny menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pramuka dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengawal berbagai isu strategis, salah satunya pemutakhiran data sosial ekonomi untuk penanggulangan kemiskinan.
“Pramuka harus hadir di garis terdepan dalam membantu program-program Pemkot Bogor. Pengurus Mabiran dan Kwarran yang baru dilantik diharapkan menjadi pemacu sinergi ini. Kita berencana menggelar konsolidasi rutin satu bulan sekali ke setiap kecamatan agar kegiatan Pramuka menyentuh langsung persoalan masyarakat,” ujar Kak Denny, Kamis (30/7).
Selain itu, Kak Denny juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota Pramuka Tanah Sareal untuk bersiap menyambut Hari Pramuka yang puncaknya rutin diperingati di Lapangan Sempur Kota Bogor.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Mabiran Tanah Sareal, Kak Rokib, menekankan pentingnya koordinasi, inovasi, dan keselarasan kegiatan kepramukaan dengan visi Pemkot Bogor menuju kota yang cerdas, sehat, dan ramah keluarga.
Kak Rokib menyoroti berbagai tantangan lingkungan dan demografi saat ini, seperti fenomena cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kesehatan lingkungan, risiko stunting, hingga ancaman bencana alam di wilayah Tanah Sareal.
“Seperti lambang Tunas Kelapa yang sanggup tumbuh di kondisi apa pun, Pramuka Tanah Sareal harus mampu beradaptasi. Kegiatan Pramuka tidak boleh berhenti di lingkup sekolah atau Gugus Depan saja, tetapi harus memberi manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar,” ungkap Kak Rokib.
Usai dilantik sebagai Ketua Kwarran Tanah Sareal, Kak Maesuroh menyampaikan komitmen dan langkah strategisnya dalam memimpin Gerakan Pramuka Tanah Sareal selama empat tahun ke depan. (Abizar)








